Hadi Santoso Kepala DPUPRPKP Kota Malang Jadi Penjabat Sekda Kota Malang

  • Whatsapp
Hadi Santoso Kepala DPUPRPKP Kota Malang
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso dilantik sebagai Penjabat Sekda Kota Malang.Foto: Amanda Egatya/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- Hadi Santoso Kepala DPUPRPKP Kota Malang jadi penjabat Sekda. Wali Kota Malang, Sutiaji melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang. Ini untuk menggantikan pejabat sebelumnya, Wasto yang memasuki masa puna tugas. Pelantikan tersebut dilakukan di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (1/3/2021).

BACA JUGA: Pansel Sekda Kota Malang Sudah Dibentuk – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Hari Terakhir Dinas, Sekretaris Daerah Kota Malang Pamit – Imperiumdaily.com

“Terakhir, pak Wasto (pejabat lama) bertugas pada 28 Februari 2021. Hari ini, saya mendapat tugas sebagai Penjabat Sekda dalam kurun waktu yang cukup pendek,” terang pria yang akrab disapa Soni ini.

Dalam melakukan tugas barunya, Soni harus menyelesaikan beberapa atensi tugas. Seperti LKPJ, nota keuangan, RKPD 2020, KUA-PPAS APBD perubahan dan lainnya.

“Pekerjaan cukup banyak dan harus diselesaikan dalam waktu pendek. Saya mohon dukungan semua pihak dalam melakukan pembangunan di Kota Malang,” tegas Hadi Santoso Kepala DPUPRPKP Kota Malang.

Ini Pertimbangan Sutiaji Tunjuk Soni Jadi Sekda

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku, dirinya menunjuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang itu lantaran berbagai pertimbangan.

“Pertimbangannya banyak. Pertama, senioritasnya, beliau juga tidak masuk dalam pencalonan yang akan datang. Sehingga, netralitas harus dijunjung tinggi,” terang Sutiaji.

Orang nomor satu di Kota Malang itu menguraikan, tugas sebagai penjabat dilakukan maksimal tiga bulan. “Tadi ada beberapa atensi tugas yang harus segera diselesaikan, maksimal pada bulan Mei 2021,” papar dia.

Dalam waktu dekat, lanjut Sutiaji, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera membuka pansel Sekda Kota Malang.

“Hari ini, saya akan mengadakan pertemuan dengan ketua panselnya, yakni Sekda Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Nurkholis. Kemudian, akademisi perguruan tinggi di Kota Malang, Rektor UIN Prof Abdul Haris dan Dekan FIA Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Bambang Supriyono MS,” papar dia.

Nantinya, akan diumumkan serangkaian persyaratan administrasi. “Prosesnya ditargetkan bulan Mei, kami sudah konsul dengan KASN. Sehingga, pertengahan Mei harus selesai, jangan sampai lampaui batasan,” pungkas dia.(nda/cak)