Gowes di Situbondo, Gubernur Khofifah Ajak Disiplin Prokes dan Gerojok Bantuan

  • Whatsapp
khofifah bantuan
khofifah gowes di Situbondo sembari ingatkan prokes dan bagikan bantuan. (istimewa)
banner 468x60

SITUBONDO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali gowes sembari mengajak disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 sekaligus membagikan paket bahan pokok. Gowes yang digelar Minggu (25/10/2020), di Kota Santri Situbondo ini pesertanya mengenakan sarung sebagai simbol memperingati Hari Santri Nasional.

Instansi vertikal Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jatim, Bank UMKM Jatim hingga Kanwil BPN gowes mengenakan sarung bermotif batik untuk sosialisasi dan edukasi Prokes Covid-19.

Baca Juga

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Resmikan Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan Kalidawir Sidoarjo

Tak hanya itu, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Sekdaprov Jatim, Forkopimda Situbondo, Kepala OPD di Pemprov Jatim, serta para penyintas Covid-19.

Secara khusus, Khofifah mengungkapkan bahwa gowes Hari Santri Nasional, sekaligus mengedukasi pentingnya prokes Covid-19, dan pemulihan ekonomi.

Kehadiran para pemimpin Bank ini, merupakan salah satu kunci keberseiringan menggerakkan ekonomi dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Kebetulan rangkaian Hari Santri, jadi gowesnya pakai sarung. Gowes bareng instansi vertikal seperti ini sudah biasa, tapi gowes bersarungan kali ini digelar di Situbondo. Sebagian besar yang ikut adalah para ahli perbankan di Jatim. Ada Kanwil BI, Kanreg OJK, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM, Himbara, hingga Kanwil BPN. Dan memang di tengah pandemi Covid-19 ini sinergitas ini adalah sebuah kebutuhan,” ungkap Khofifah.

Dalam rangka pemulihan ekonomi, berbagai stimulus telah diberikan baik oleh pemerintah pusat maupun Pemprov, berupa BLT, BNPT, Bantuan Subsidi Upah, hingga Banpres-PUM yang diberikan pada usaha mikro. Bukan itu saja, stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit untuk membantu menekan beban dampak Covid-19.

“Kami berharap semua komplementer dari seluruh layanan sosial ekonomi kita. Kita harap bisa meringankan beban masyarakat di era Covid-19 yang belum berakhir,” tandas Khofifah.

Tak hanya Bank Jatim, Bank UMKM Jatim yang bersinerg, namun Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Mandiri, BNI dan BRI penting, diperlukan untuk pemulihan ekonomi di Jatim utamanya perkreditan rakyat.

“Kita harus melakukan sinergi, harus kolaborasi karena masing-masing institusi memiliki program yang komitmennya sama untuk bisa menggerakkan ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM,” jelas Mantan Mensos RI.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi Pemkab Situbondo dan tenaga medisnya karena jumlah kasus penyebaran dan kematian Covid-19 di Situbondo membaik, termasuk komitmen masyarakat sebagai garda depan protokol kesehatan.

Data per 24 Oktober total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Situbondo sebanyak 644 orang, kasus aktif 38 orang, sembuh 548 orang, dan meninggal 58 orang.

“Terimakasih Pemkab Situbondo, tenaga medis dan paramedis, TNI/POLRI atas segala upayanya dalam menangani Covid-19. Serta masyarakatnya yang telah terus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” urainya.

Pada gowes kali ini, Gubernur Khofifah dengan mengenakan  kaos hitam bertuliskan “Pakai Masker” warna hijau menempuh jarak 7 km, dengan start dari Pendopo, Pasar Mimbaan, dan meninjau UMKM Batik Al Zahro.

Gubernur Khofifah juga melakukan siaran langsung di Radio Bhasa FM, di Jalan Anggrek No. 109 Situbondo guna menyampaikan pesan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

khofifah bantuan
khofifah gowes di Situbondo sembari ingatkan prokes dan bagikan bantuan. (istimewa)

Di setiap titik berhenti, dia membagikan masker, sekaligus membagikan sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 termasuk tukang becak.

Gelontor Bantuan ke Warga Situbondo

Usai melakukan gowes, Gubernur Khofifah juga berkesempatan menyerahkan berbagai bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi di Pendopo Kab. Situbondo.

Bantuan yang diserahkan, diantaranya penyerahan dana bergulir (Dagulir) dari Bank Jatim kepada pegiat UMKM di Situbondo.

Di antaranya, Ika Wahyuni (Perdagangan Sapi – Rp. 300 juta), Taufik Hidayat (Perkebun Kopi – Rp. 250 juta), dan Acmad Helmy (Depot Kuliner – Rp. 100 juta).

Sedangkan dari Bank UMKM, dagulir disalurkan kepada Ritnawati (Rp. 75 juta) dan Sahamar (Rp. 50 juta)

Kemudian, penyerahan Bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Bank Jatim disalurkan kepada Erwan Yanti (Pedagang Gabah & Jagung – Rp. 200 juta) dan Yanto (Pertanian – Rp. 150 juta). Kartu One Pesantren One Product (OPOP) Jatim Berdaya diserahkan Ponpes As Salam dan Musa’adah.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kecil dari Bank BRI secara simbolisi kepada Nur Hayari Rp 200 juta, KUR Supermikro disalurkan kepada Rohdatul Jannah Rp. 3 juta dan Helmi Anggraini Rp. 3 juta. Untuk BPUM disalurkan secara simbolis kepada Moh Diki Zulkarnain Rp. 2,4 juta dan Rena Kartika Rp. 2,4 juta.

Dari Bank BNI, KUR Kecil disalurkan secara simbolis kepada Usmin Rp. 20 juta, Siti Nafisah Rp. 15 juta. PEN dari Bank BNI disalurkan kepada Rudi Hartono Rp. 500jt. Sementara BPUM dari Bank BNI disalurkan secara simbolis kepada Tukini Rp. 2,4 juta dan Istiana Rp. 2,4 juta.

Penyaluran Paket Kredit Petani Jawa Timur (PKPJ) juga diberikan kepada Ning Warigah Rp. 25 juta, Moh Daradjad Rp. 50 juta, Ade Kusuma Rp. 20 juta, Nur Cholifah Rp. 40 juta, dan Sarjono Rp. 40 jita.

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Jatim Puspa disalurkan Desa Kalirejo Kecamatan Sumbermalang Rp. 219.750.000, Desa Tlogosari Kecamatan Sumbermalang Rp. 201.375.000, Desa Plalangan Kecamatan Sumbermalang Rp. 170.000.000, Desa Blimbing Kecamatan Besuki Rp. 135.875.000, Desa Widoro Payung Kecamatan Besuki Rp. 130.625.000, Desa Pesisir Kecamatan Besuki Rp. 135.875.000, Desa Sumberjo Kecamatan Banyuputih Rp. 185.625.000, Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Rp. 149.000.000.

Penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemberdayaan BUM Desa disalurkan kepada BUM Desa Harapan Kita Desa Olean Kecamatan Situbondo Rp. 50.000.000, BUM Desa Barokah Pendowo Desa Telempong Kecamatan Banyuglugur Rp. 50.000.000.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan masker untuk pendamping desa. Diantaranya, Sahwani, Nurus Sofa, Siddik, Sumarwiyati, dan Saryono. Penerima Masker Hadi Prayitno.

Selanjutnya, juga diserahkan bantuan subsidi upah kepada Idari (CV. Kurnia Dharma Sentosa), Acmad Gais Bin Edrus Ali Barga (PT. Tri Mitra Makmur), Kusyandi (PT. Tekad Karya Putera), Budi Supriyanto (PT. Binajasa Abadikarya), dan Moh. Syamsurrizal (BPBD)

Sedangkan, penerima program manfaat BPJS Ketenagakerjaan disalurkan kepada Maryani Istri Alm. Budi Harsono Rp. 45.009.320 dan Etik Martiningsih Istri Alm. Kadir Rp. 61.964.460.

Santunan kematian akibat Covid-19 diserahkan kepada Sukarti (Warga Kel. Kanigaran, Kec. Kanigaran), Dyah Eka Riastuti (Warga Kel. Mangunharjo Kec. Mayangan), Titik Rusmi (warga Kel. Triwung Kidul Kec Kademangan), Lely Gosih (warga Kel. Sukabumi Kec Mayangan).

Selain itu, Gubernur Khofifah menyerahkan 130 ribu batang bibit kopi kepada Ruslan Joni Kelompok Tani Sumber Pangan sebanyak 30 ribu batang bibit kopi dan Abdul Aziz Kelompok Tani Cempaka sebanyak 100 ribu batang bibit kopi. Jaringan irigasi perpompaan diserahkan kepada Husen (Kel. Tani Kotakan Selatan II – 1 Unit), Maksum (Kel. Kurnia – 1 Unit), dan Arsidi (Kel. Sinar Tani – 1 Unit).

BACA JUGA: Gowes Pemulihan Ekonomi, dan 3 M, Khofifah Tinjau Museum & Galeri SBY-Ani

Bantuan Sosial Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan diserahkan kepada Kartika, Lailatul Kodriah, Asriyani, dan Fatima.

Kali ini juga diserahkan bantuan jaminan kredit dari Jamkrida kepada Riskiyatin (Lemari Freezer), Berrul Abror Bazori (Mesin Kompresor), Ria Siti Juwita (Lemari Freezer), KPSPAMS Putri Ayu (Mesin Air Jet Pump), dan BPSPAMS Tirta Basuki (Mesin Air Jet Pump).

Kemudian, diberikan pula sebanyak 5.570 sertifikat program strategis nasional, instansi pemerintah dan lembaga keagamaan yang dibagikan secara simbolis kepada 10 penerima yakni Pemkab Situbondo, Yayasan Nurul Manshur, Pemdes Sumberejo, Salim, Saiful Rahman, Misladi, Sulaima, Samiyati, Nawari, dan Anisatuk Arifah.(ima/lna)

Post Terkait

banner 468x60