Fauzi – Khalifah Perdalam Guru Ngaji dan Siapkan Ponpes Rehab Narkoba

  • Whatsapp
bupati sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi usai menjalani pelantikan. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Achmad Fauzi- Dewi Khalifah, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep usai dilantik Gubernur Jawa Timur, mengaku akan memperdalam dan mempertajam program kesejahteran guru ngaji.

Sesuai janji kerjanya, Achmad Fauzi – Dewi Khalifah, akan meningkatkan perhatian nasib guru ngaji di Kabupaten Sumenep baik jumlah dan nilai tunjangannya.

Baca Juga

BACA JUGA: Tekan Peredaran Narkoba, Cabup Fauzi Gandeng Guru Ngaji, Gus Qusyairi: Komitmen yang Bagus

Namun, pihaknya tidak bisa menghindarkan kondisi sulit saat ini untuk melakukan berbagai upaya menekan dan mencegah sebaran Covid-19 di Sumenep agar terus menurun.

Fauzi – Khalifah, ditemui di halaman Grahadi, Jumat (26/2/2021) usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan mengaku tetap konsen kepada program yang sudah berjalan tiga tahun terakhir semasa pemerintahan sebelumnya.

“Kita tetap akan memperdalam dan mempertajam program melayani guru Ngaji, yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Bupati yang dikenal charming ini mengatakan, di masa kepemimpinannya ke depan mengemban misi dan visi agar Madura Terintegrasi.

Teknisnya, dengan menjadikan objek wisata di Madura terutama 39 destinasi wisata pantai, buatan dan kuliner di Sumenep bersaing dan tak kalah dengan destinasi wisata dunia.

“Dengan menarik investasi, serta mendorong kunjungan wisata ke depan, bersama masyarakat mendorong usaha kreatif dan UMKM menjadikan destinasi wisata Sumenep terintegrasi dengan wisata di seluruh Madura. Madura Integrited atau Visit Madura akan kita dongkrak dan pacu,” bebernya.

Fauzi bertekad bahwa destinasi wisata di Sumenep tidak akan kalah dengan objek wisata di daerah lain. Ada wisata Pulau Gili, Kampung Garam, Goa Soekarno, Kampung Keris, dan wisata Kraton yang kesohor selama ini.

“Kalau untuk Kraton, kita akan kembalikan lagi konsep seperti awal. Baik penataan dan alur wisata ke Kraton Sumenep, kembali seperti awal,” tukasnya.

Ditanya terkait situasi kerawanan peredaran narkoba di Madura, untuk itu Achmad Fauzi, bertekad melakukan pemberantasan narkoba.

BACA JUGA: Achmad Fauzi Kunjungi Pesantren Tertua, Dikalungi Serban Hingga Maklumat Dukungan Kiai Nawawi Sidogiri

Hal itu akan diwujudkan dalam gerakan bersama pemberantasan narkoba hingga ke tingkat SD, dan Madrasah.

Dalam program itu, sejumlah pecandu narkoba dan anak anak yang terjaring kasus narkoba akan tetap bisa mendapatkan pendidikan.

“Untuk itu kita siapkan Pondok rehab narkoba. Sudah kita siapkan di dua titik, bekerja sama dengan Pondok Pesantren, jadi ada dua Ponpes Rehab Narkoba di Sumenep,” ujarnya.

Terakhir, terkait perkembangan industri phospat yang akan dibangun di Sumenep pihaknya akan membahasnya di sesi selanjutnya.(ima/lna)