Cerita Bupati Probolinggo yang Sempat Positif COVID-19

  • Whatsapp
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, menjelaskan dirinya sempat terpapar COVID-19 melalui zoom meeting (Istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Lonjakan jumlah penderita COVID-19 di Kabupaten Probolinggo, rupanya turut menimpa Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Bupati yang biasa disapa Tantri ini, sempat menjalani isolasi mandiri hingga hasil SWAB nya kini negatif.

Istri anggota DPR RI Hasan Aminuddin ini, sempat menjalani isolasi mandiri selama 2 pekan. Namun, pada minggu kemarin hasil pemeriksaan SWABnya negatif.

Baca Juga

Hal itu, Tantri sampaikan pada Senin, 7 Desember 2020 melalui zoom meeting. Pihaknya menjelaskan bagaimana rasanya sempat terpapar corona virus disease itu.

Ia dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin, 23 November 2020. Sebelumnya pada Sabtu, 21 November, ia merasakan kantuk yang luar biasa. Rasa kantuk itu dialami sekitar pukul 10.00 WIB.

“Saat itu, saya merasakan sesuatu yang tidak biasa karena mengantuk di pukul 10.00 WIB. Kalau di jam 01.00 malam (dini hari) saya anggap biasa. Kali ini adalah hal yang tidak biasa,”jelasnya.

Selain merasakan kantuk yamg begitu , ia juga merasakan nyeri luar biasa pada persendian. Sehingga ia kemudian berinisiatif melakukan tes rapid antigen secara mandiri dan hasilnya reaktif.

Kemudian pada Senin, 23 November pihaknya melanjutkan tes usap atau SWAB. Sehingga, pada Senin malam melalui Laboratorium Kesehatan Daerah keluar hasil bahwa Bupati 2 periode itu positif COVID-19.

“Jadi saya berhenti aktifitas atau off selama 2 minggu, terpaksa meninggalkan kesibukan sebagai bupati maupun sebagiannya rumah tangga. Meski begitu, saya tetap tidak aktifitas sesuai arahan Dinas Kesehatan,”pungkasnya.

Setelah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19, Bupati Probolinggo dibawa ke rumah sehat untuk menjalani isolasi dan perawatan. Sehingga, pada 6 Desember lalu Tantri dinyatakan negatif melalui SWAB.

Sebelumnya, juga terjadi penambahan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Probolinggo. Dimana, ada 39 orang ASN yang terpapar, namun kini sudah menjalani isolasi mandiri. (ras/lna)