Catat Rekor Tertinggi, Kasus Covid-19 di Situbondo Tambah 153 Orang

  • Whatsapp
Foto Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Dadang Bintoro.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – Kasus harian positif Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) di Kabupaten Situbondo mencatat rekor tertinggi. Hari Minggu, 4 Juli 2021 tercatat 153 orang terpapar virus mematikan tersebut. Sehingga kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Santri menjadi 3284 orang.

Baca Juga

“Penyebaran Covid-19 semakin mengkhawatirkan. Ini penambahan harian tertinggi sejak kasus pertama diumumkan ke publik,” terang Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo Dadang Bintoro kepada Nusadaily.com.

Dadang Bintoro mengatakan, penambahan kasus baru tersebut tersebar di 15 kecamatan. Yaitu, Panji 26 orang, Situbondo 23 orang, Asembagus 22 orang, Panarukan 21 orang, Banyuputih 17 orang, Jangkar 11 orang, Kapongan dan Mangaran 7 orang, Kendit 6 orang, Arjasa 5 orang, Besuki, Suboh dan Bungatan masing-masing 2 orang, Sumbermalang dan Mlandingan 1 orang.

“Tentunya ini menjadi warning untuk kita semua, karena penyebaran Covid-19 di Kabupaten Situbondo masih belum berakhir. Bahkan trennya semakin banyak,” tegasnya.

Terdapat 49 Pasien yang Sembuh

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Kadis Kominfo Kabupaten Situbondo ini mengungkapkan, terdapat 49 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jadi, secara keseluruhan pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 2690 orang.

“Mereka tersebar di 11 kecamatan. Antara lain, Situbondo 15 orang, Banyuputih, Asembagus, Jangkar, Mangaran, Panji, Panarukan masing-masing 5 orang. Kemudian Besuki 4, Suboh 2, Mangaran, Kendit dan Banyuglugur 1 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk korban meninggal juga mencatat rekor tertinggi sebanyak 13 korban. Maka, total keseluruhan 274 orang. “Tersebar di 6 kecamatan. Yakin, Panji 5 orang, Situbondo 4 orang, Banyuputih, Kapongan, Panarukan dan Mlandingan masing-masing 1 orang,” tambahnya.

Untuk kasus aktif, menurut Dadang Bintoro mencapai 230 pasien. Di antaranya, 227 orang menjalani isolasi mandiri, 85 orang dirawat di rumah sakit dan 8 orang di gedung observasi.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Situbondo untuk mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Selain itu, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 saat ini kami juga telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sampai tanggal 20 Juli mendatang,” tutupnya. (fat/aka).