Bisnis Narkoba KD Dibekuk Polisi, Edarkan Sabu dan Simpan Senpi

  • Whatsapp
Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur
Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur membeber barang bukti kasus narkoba, Selasa (16/3/2021).
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Bisnis narkoba KD dibekuk polisi. Ya, tim Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur, berhasil membongkar sindikat narkoba antar Kota di Jatim. Salah satunya bernama KD (33), warga Jombang.

BACA JUGA: Januari-Februari 2021, Satreskoba Ciduk 69 Tersangka Kasus Narkoba Kabupaten Malang – Nusadaily.com

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Terlibat Sindikat Narkoba, Tiga Residivis Terancam 20 Tahun Penjara – Imperiumdaily.com

Menariknya, saat ditangkap pengedar atau penjual narkoba jenis sabu ini menyimpan senjata api rakitan. Dia dibekuk aparat di kawasan Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (16/3/2021).

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko memberi penjelasan. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat serta pengembangan jaringan narkoba. Saat ditangkap tanpa diduga tersangka memiliki senpi rakitan.

“Dari hasil pengakuan tersangka KD, senjata api itu diperoleh dari UC, warga Mojokerto. Selanjutnya polisi terus melakukan pengembangan terhadap DPO berinisial MAS sebagai pemilik Sabu,” katanya, di Mapolda Jatim, Selasa (16/3/2021) soal kasus narkoba itu.

Kata Gatot, tersangka dan barang bukti berupa 10 bungkus plastik klip berisi narkoba serbuk kristal sabu. Dengan berat kotor seluruhnya 5,86 gram, dan bong alat hisapnya. Bisnis narkoba KD dibekuk polisi.

Selain narkoba, barang bukti lain adalah dua unit senjata api jenis revolver. Dan satu unit air softgun jenis FN beserta peluru tajam caliber 38 milimeter juga diamankan di Polda Jatim. Selanjutnya, tersangka dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Jatim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Akibat jualan narkoba, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009. UU ini tentang Narkotika dan pasal 1 ayat 1, dan UU Darurat No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.(ima/cak)