Besok, 14 Kepala Daerah Marathon Sidang Paripurna dan Sertijab

  • Whatsapp
khofifah daerah
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Paska dilantik, 17 pasang kepala daerah harus segera bekerja dengan mempercepat rencana kerja dan program pembangunan di daerah. Untuk itu harus dilakukan tahapan serah terima jabatan di tiap daerah dari Plt. Bupati.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan kembali segera melakukan sertijab para kepala daerah yang baru dilantik mulai 1 -7 Maret 2021 secara marathon.

Baca Juga

BACA JUGA: Khofifah Bakal Lantik Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2020 Secara Hybrid

Besok, Senin 1 Maret 2021, sertijab 14  kabupaten/kota dimulai dari Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Kota Pasuruan.

Di hari kedua, Kabupaten Jember, Situbondo, dan Banyuwangi. Hari ketiga Kabupaten Malang, Blitar, dan Kediri. Hari keempat, Ponorogo, dan Ngawi, hari kelima Mojokerto, hari keenam Lamongan dan Gresik, dan hari ketujuh di Kabupaten Sumenep.

Dari 17 yang dilantik, 3 daerah yang dimenangkan petahana yakni Kota Blitar, Kabupaten Malang, dan Trenggalek, jadi 14 daerah saja yang melakukan sertijab.

Sesuai Perpres nomor 16 tahun 2016 pasal 13 ayat 4, diungkap bahwa Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang dilantik adalah petahana dan tidak terdapat jeda penjabat Gubernur, penjabat Bupati, dan penjabat Walikota tidak dilakukan serah terima jabatan.

Meski begitu 3 daerah ini tetap harus melaksanakan rapat paripurna dengan DPRD untuk penyampaian pidato visi dan misi kepala daerah sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Pada sertijab itu sekaligus dilaksanakan rapat paripurna mendengarkan pidato kepala daerah yang sudah dilantik. Mengingat efektivitas waktu di era pandemi, sebelum sidang paripurna dilakukan serah terima jabatan terlebih dahulu antara Plh. Bupati/Walikota kepada Bupati/Walikota yang telah dilantik,” ujar Khofifah

Serah terima jabatan (Sertijab) ini sengaja digelar secara marathon, kata Khofifah, agar program kerja yang disampaikan selama kampanye bisa segera direalisasikan.

“Terlebih masyarakat memang sudah sangat menunggu kerja nyata para Bupati/Walikota beserta para wakilnya yang memang baru saja kami lantik pada 26 Februari kemarin,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Ditegaskan bahwa sertijab juga harus digelar dengan protokol kesehatan ketat. Undangan terbatas dan dilakukan secara hybrid.

BACA JUGA: Usai Dilantik, Ipuk – Sugirah Bakal Sering Ngantor di Desa

“Jadi kami cek bahwa sertijab dan sidang paripurna besok Senin akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tegas Gubernur Khofifah.

Di akhir, Khofifah berpesan agar semua pihak memastikan kegiatan berjalan lancar wujud harmonisasi dan sinergi hubungan antara para kepala daerah dengan DPRD daerahnya.

“Semoga Allah memberikan kemudahan dan kelancaran demi untuk memaksimalkan program, pengabdian dan dedikasi dalam rangka pembangunan daerah ke depannya. Kami juga mohon doa seluruh masyarakat Jawa Timur agar semua berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.(ima/lna)