Awasi Anggaran COVID-19, DPRD Kota Probolinggo Bentuk Pansus

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo membentuk panitia khusus (pansus) guna mengawasi anggaran untuk upaya penanganan COVID-19 oleh Pemkot Probolinggo. Pansus dibentuk untuk memastikan semua program penanganan yang berkaitan dengan COVID-19 berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Pansus tersebut beranggotakan 10 orang, dimana diketuai oleh Mukhlas Kurniawan. Ia menjelaskan, pembentukan pansus sesuai tata tertib (tatib) DPRD.

Baca Juga

Tatib tersebut yakni pasal 70 tentang pembentukan pansus dalam hal-hal tertentu. Ditambah dengan pasal 21, dimana pengawasan DPRD pada Perda serta Perwali dan pelaksanaan peraturan perundang-undangan lainnya.

“Atas dasar itulah, kami membentuk pansus yang kaitannya dengan peraturan yang diterbitkan pemerintah terkait COVID-19. Khususnya anggaran COVID-19 yang sudah ditetapkan melalui APBD maupun refocussing,” kata Mukhlas kepada Nusadaily.com.

Secara detail ia menjelaskan, pengawasan anggaran COVID-19 di Probolinggo terfokus 3 hal. Yakni untuk penanganan kesehatan , penanganan dampak ekonomi dan jaringan pengaman sosialnya.

“Kita awasi anggaran tersebut agar tiga hal itu efektif dan tepat sasaran. Kalau memang ada temuan, kami bisa merekomendasikan hal-hal tertentu termasuk ke penegak hukum,” tambah politisi Golkar ini.

Atas hal itu, ia akan menampung sejumlah aspirasi masyarakat termasuk aduan jika ada ketidaksesuaian di lapangan. Pansus juga akan meninjau implementasi kebijakan COVID-19 di lapangan.

Seperti diketahui, Pemkot Probolinggo menyiapkan anggaran untuk memberantas COVID-19 sebanyak Rp 57,7 miliar. Dana sebanyak itu, berasal dari refocussing anggaran.

Ada dua tahap, pertama dari pergeseran program kegiatan OPD dan kedua pengalokasian pada belanja tak terduga (BTT). Anggaran tersebut, difokuskan pada tiga hal, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak sosial dan pengadaan jaring pengaman sosial. (ras/top)