Alap-Alap Motor 14 TKP Tepergok Warga, Digiring ke Polsek Semampir

  • Whatsapp
alap-alap motor
Kapolsek Semampir Aryanto dan tersangka.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Nahas dialami sindikat alap-alap pencuri motor di 14 TKP ini. Adalah Faisal (35) dan GG (37) warga Kota Surabaya ini. Faisal nyaris digebuki massa karena tepergok mencuri motor di Sukodono, Surabaya, Kamis 30 Juli 2020. Sementara GG kabur dan jadi DPO.

BACA JUGA: Wanita Semarang Dibunuh di Apartemen Puncak Permai Surabaya

Oleh warga Faisal, diamankan warga dan langsung dijemput Tim Reskrim Polsek Semampir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi Nusadaily.com, Faisal, memakai kunci T berniat menggondol sepeda motor di kawasan Sukodono.

“Keburu tepergok warga. Seorang kawannya kabur,” ujar petugas soal penangkapan Alap-Alap Motor.

Aksi yang dilakukan kawanan pencuri motor sayapan ini, juga terpantau CCTV. Dari tangan pelaku Faisal, disita kunci T, dan bukti rekaman CCTV.

Kapolsek Aryanto, kepada Nusadaily.com menjelaskan dalam aksi kejahatannya Faisal, (pelaku) dibantu GG.

Sayang GG berhasil kabur saat diuber warga. Kini rekan Faisal ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Modus keduanya menyaru sebagai pembeli di toko. Mereka berboncengan keliling mengamati situasi terlebih dahulu.

Begitu aman, mereka beraksi. Faisal bertugas menggondol motor sasaran, GG membonceng.

Saat beraksi terakhir, pelaku dipergoki warga. Kawanan lain menyelamatkan diri. Menggeber motornya dan kabur. Nahas bagi Faisal, diamankan warga dan dikirim ke Polsek.

“Menurut keterangan pelaku, mereka sudah sering beraksi. Unit motor hasil curiannya langsung dikirim ke Madura lewat jembatan Suramadu, dijual Rp. 1 – 2 juta ke penadah,” ungkap Aryanto kepada induk imperiumdaily.com ini.

Sindikat pelaku curanmor mengaku sudah beraksi di 14 TKP, dan yang berhasil menggondol curian di 12 TKP.

Dua TKP gagal karena dipergoki oleh warga . Tersangka pencurian dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(ric/cak)

Post Terkait

banner 468x60