Akhirnya, Vila di Banyuwangi untuk Rakyat Palestina Terjual Rp 600 Juta

  • Whatsapp
vila banyuwangi
Vila viral di Banyuwangi yang dijual untuk membantu rakyat Palestina akhirnya laku terjual Rp 600 juta.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Vila di Banyuwangi yang viral di media sosial lantaran dijual untuk membantu rakyat Palestina akhirnya laku terjual. Vila tersebut laku seharga Rp 600 juta. 

Triyanto, pemilik rumah mengaku bersyukur setelah beberapa hari viral vilanya tersebut bisa terjual. “Alhamdulillah, setelah viral kemarin rumah saya laku terjual. Dari yang saya tawarkan Rp 750 juta laku Rp 600 juta,” ungkapnya, Rabu 19 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Vila di Banyuwangi Dilego untuk Bantu Rakyat Palestina

Sebelum terjual, Triyanto mengaku vilanya tersebut sempat ditawar sekitar 30-an calon pembeli. Namun hanya belasan yang sempat menyertakan harga penawaran kepada dirinya.

“Kalau yang masuk telpon atau WA ada sekitar 30-an orang. Yang menawar sekitar belasan. Tapi saya tidak tahu berapa orang yang sudah datang langsung melihat rumah,” ujarnya.

Sebelum laku Rp 600 juta, kata Triyanto, harga tertinggi penawaran dikisaran angka Rp 400 juta. Angka tersebut bertahan beberapa hari. Namun akhirnya ada calon pembeli dari Probolinggo yang berani menawar seharga Rp 600 juta.

“Pembelinya orang Probolinggo tapi asli orang Banyuwangi. Kakaknya di Banyuwangi yang melihat langsung rumah saya. Setelah dicek, beliaunya menawar dengan harga Rp 600 juta. Saya pun bersedia,” ungkapnya.

Ia pun bersyukur niatannya untuk membantu rakyat Palestina yang saat ini tengah menderita akibat kekejaman Israel diberi jalan dan kemudahan oleh Allah SWT. 

“Alhamdulillah Allah memberikan jalan bagi rakyat Palestina. Sehingga donasi nantinya akan lebih besar,” tambahnya.

Menurur Triyanto, rumahnya tersebut dibayar secara DP terlebih dahulu. Selanjutnya akan dilunasi pada awal Bulan Juni mendatang. 

“Saya memang sampaikan kalau memang serius monggo di DP terlebih dahulu, berapa pun DP nya saya terima. Biar saya kunci tidak ada penawar lagi. Tadi sudah ditransfer Rp 5 juta. Insyaallah awal atau pertengahan Juni pelunasannya sekaligus balik nama,” ungkap pegawai perpajakan ini.

Dirinya pun sudah berkoordinasi dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) Malang terkait penyaluran sebagian hasil penjualan rumahnya tersebut untuk membantu rakyat Palestina. 

“Sudah saya koordinasikan dengan ACT. Nanti setelah pelunasan, hasil penjualan dipotong pajak, fee mediator, dan tanggungan saya dulu sekitar 100 juta. Separuh dari sisanya saya donasikan untuk rakyat Palestina,” tutup Triyanto. (ozi/lna)