34 PMI Jatim Positif Covid-19 Dirawat di RSLI

  • Whatsapp
rsli pmi
Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) terus menerima gelombang masuknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terkonfirmasi positif hasil tes swab PCR dari tempat karantina Asrama Haji Surabaya.

Dari total awal 4 orang positif Covid-19 menjadi 8 orang, lalu kini ditambah 26 PMI yang juga positif terpapar Covid-19. Sehingga totalnya menjadi 34 orang dari Malaysia, Hongkong, Singapura dan Brunei Darussalam.

Baca Juga

BACA JUGA: 1500 PMI dari Singapura, Malaysia dan Brunei Masuk Jatim, 4 Dirawat di RSLI Positif COVID-19

Seminggu terakhir ini masih dari Asia Tenggara, dari Timur Tengah diperkirakan masuk sepekan ke depan.

Radian Jadid, Ketua Pelaksana Relawan PPKPC-RSLI menjelaskan bahwa total per Selasa (4/5) telah masuk ke RSLI sejumlah 34 pasien terdiri dari 17 laki-laki dan 17 perempuan kiriman dari Satgas PMI.

Asal mereka beragam, separo lebih berasal dari Madura, Sampang, Pamekasan, Bangkalan dan Sumenep. Lainnya dari Jember, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo dan satu orang dari Kendal, Jawa Tengah.

“Di sini mereka diberi pelayanan khusus, dan dimonitor kondisinya saat masuk RSLI, perawatan dan kepulangan nantinya,” ujarnya.

Penanggung jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV menjelaskan, RSLI selalu siap siaga menangani penderita Covid-19 yang berasal dari PMI.

Mereka jadi sorotan karena berpotensi sebagai perantara Covid-19 varian baru, berkaca dari kejadian Covid-19 di India.

“Kita tidak mau kecolongan. Segala langkah antisipasif dan monitoring ketat akan menyertai penanganan penderita Covid-19 dari PMI. Contoh paling jelas adalah kasus di India,” ujarnya.

Adanya vaksinasi lebih dari 100 juta warga India euforia dan melupakan protokol kesehatan. Padahal, dari 1,3 miliar jumlah penduduk India, masih jauh dari syarat herd immunity. Rumusnya 70 persen dari populasi.

Vaksinasi bukan alasan abai protokol kesehatan, namun prokes adalah nomor satu dan mutlak untuk mengatasi pandemi Covid.

Sebagai informasi, di Malaysia kondisi Rumah Sakit sudah mulai penuh dalam menangani pasien Covid-19. Pasien dari Malaysia juga menjadi perhatian khusus.

Dari 28 April hingga 4 Mei sudah masuk 4.177 PMI, lebih separoh dari Malaysia atau 2.298. Selebihnya berasal dari Singapura, Hongkong dan Brunei Darussalam.

Pasien dari PMI akan mendapatkan perhatian khusus, skrining dan pengambilan sampel ulang untuk selanjutnya dianalisis di RSLI dan juga dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitkbangkes) Jakarta Pusat.

BACA JUGA: 600 PMI Telah Dikarantina di Asrama Haji Sukolilo, Menakar Kesiapan RSLI

“Sampel diteliti kemungkinan munculnya varian baru Covid-19 maupun spesifikasi baru virus tersebut,” ujarnya.

Untuk kesiapan penangan PMI, dr Nalendra telah berpesan kepada seluruh nakes dan relawan di RSLI untuk terus menjaga kondisi agar dapat bekerja menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik untuk kesembuhan pasien.

“Jaga kondisi, tertib dan taat dalam penggunaan APD sesuai levelnya, serta saling mengingatkan untuk keamanan, kesehatan dan keselamatan kita (nakes dan relawan) bersama” pesan dr Nalendra.(ima/lna)