Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaJatimKado HUT Pemprov Jatim, 32 Daerah Level 1, Tersisa 6 Daerah di...

Kado HUT Pemprov Jatim, 32 Daerah Level 1, Tersisa 6 Daerah di Level 2

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM- SURABAYA– Hasil assessment situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 9 Oktober 2021,seolah menjadi kado HUT Pemprov Jatim besok, 12 Oktober 2021. Sebab, 32 daerah sudah masuk level 1 dan tersisa 6 daerah saja di level 2. Artinya 84,21% kabupaten/kota di Jatim masuk penilaian level 1.

Daerah itu antara lain, Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Ponorogo. Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Mojokerto, Magetan, Madiun. Lamongan, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto. Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kediri, Jombang, Jember, Gresik. Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, dan Bangkalan.

Sedangkan 6 kabupaten/kota di Jatim masih berada pada level 2 atau 15,79% di level 2, yakni Probolinggo, Nganjuk, Malang, Lumajang, Kota Malang, Kota Madiun.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih gotong royong berbagai elemen strategis yakni forkopimda, pemkab/pemko, tenaga kesehatan (nakes), tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, media, seluruh relawan dan masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.
 
“Alhamdulillah, atas ikhtiar, kerjasama dan do’a kita semua, Provinsi Jatim kembali mendapatkan penambahan pada level 1. Sebanyak 32 kabupaten/kota atau 84,21% berada di level 1, 6 kabupaten/kota atau 15,79% level 2. Suasana seperti ini patut kita syukuri. Namun mohon tetap waspada dan diikuti dengan disiplin protokol kesehatan (prokes) serta percepatan vaksinasi ,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (10/9/2021).

Menurut Khofifah, jumlah kabupaten/kota yang masuk level 1 mengalami peningkatan yang cukup tajam. Dari awalnya 1 kabupaten yaitu Lamongan per 8 September 2021 menjadi 32 kabupaten/kota per 8 Oktober 2021.

“Alhamdulillah dalam kurun waktu satu bulan, terdapat peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk level 1 dari assessment level Kemenkes RI. Dari 1 kabupaten menjadi 32 kabupaten/kota. Semoga 6 kabupaten/kota lainnya segera menyusul masuk level 1 assessment Kemenkes RI,” katanya.

“Terima kasih atas semua kerja keras, kekompakan dan do’a terbaik untuk kita semua. Kita terus berikhtiar dan berdoa agar kondisi Covid-19 di Jatim makin terkendali, dan makin melandai,” imbuhnya.

Di sini Khofifah juga menegaskan assessment level dari Kemenkes RI ini merupakan syarat awal menjadi penilaian Level PPKM sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Pasalnya, dalam assessment dari Kemenkes RI ini menilai dari 6 parameter.

Antara lain kasus Konfirmasi, Rawat Inap RS, Kematian, Testing, Tracing dan Treatment yang dilakukan secara masif dan terukur sehingga menghasilkan predikat memadai.

Untuk level 1, tidak hanya perlu memenuhi enam parameter assessment Kemenkes RI, tetapi kabupaten/kota harus memenuhi minimal 70% capaian vaksinasi dosis pertama dan minimal 60% vaksinasi dosis pertama pada lansia.

Selain itu, terdapat penilaian berbasis aglomerasi, dimana daerah aglomerasi level PPKM-nya akan mengikuti daerah aglomerasi dengan pencapaian komulatif.

“Jadi penilaian dari Kemenkes RI ini menjadi syarat awal untuk bisa masuk pada level 1 PPKM yang tertuang dalam Inmendagri. Karenanya, mari kita bergandengan tangan dan bergotong royong percepat vaksinasi baik masyarakat maupun lansia, tetap disiplin prokes. Insyaallah dengan ikthiar kita bersama bisa menambah jumlah level 1 PPKM di Jatim,” tandas Khofifah.

Meski demikian, Mantan Mensos RI ini terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Ini penting, karena kedisiplinan menjalankan prokes menjadi salah satu kunci untuk melindungi diri kita dan orang di sekeliling kita dari penularan Covid-19.

“Mari kuatkan disiplin prokes dan percepat vaksinasi. Jangan lengah, jangan kendor,” pungkasnya.(ima/aka)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...