Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaJatimCegah Korupsi, Wagub Emil Minta Pengusaha Berani Buka Suara

Cegah Korupsi, Wagub Emil Minta Pengusaha Berani Buka Suara

NUSADAILY.COM- SURABAYAKorupsi masih menjadi bahaya laten, setelah radikalisme dan narkotika. Melihat itu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menantang pengusaha berani buka suara menyuarakan kesulitan yang dialami.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dengan begitu pelaku usaha terhindar dari penyimpangan atau tindak pidana korupsi.

“Melalui forum semacam ini, pelaku usaha bisa blak-blakan mengungkap. Bukan mengungkap korupsi, tapi mengungkapkan yang dirasa sulit dijalankan sebagai pelaku usaha,” ujar Wagub Emil di acara seminar “Membangun Budaya Anti Korupsi dan Integritas Antara Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha di Jawa Timur” di hotel Double Tree, Tunjungan, Surabaya Senin, (29/11).

Dalam kegiatan berusaha terdapat hal yang terkait diskresi aturan. Hal ini, kata diamenimbulkan potensi ketidakpastian pengusaha salah satunya korupsi.

“Ini perlu dikupas secara blak-blakan jujur dan lugas. Tentu dalam koridor peraturan. Inilah fungsi dari forum seperti ini,” tegasnya.

Terungkapnya kesulitan pelaku usaha, Emik meyakini akan memudahkan untuk menjalankan usaha. Termasuk memastikan tidak ada pelanggaran dan potensi korupsi.

Dibutuhkan Jembatan antara Pengusaha dan, Pemerintah

Sementara itu, Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Edi Suryanto mengatakan, untuk mencegah pelaku usaha terjebak korupsi, dibutuhkan jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha.

Peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sangat dibutuhkan untuk membantu agar tidak ada perbedaan pendapat, termasuk keamanannya.

Sebab, ada dua aturan, pertama memberikan kesempatan untuk adil, lalu kedua melindungi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA).

“KADIN Jatim penilaiannya menjadi paling aktif menjembatani pelaku usaha dan pemerintah. Mereka benar-benar menjadi gambaran hasil yang bermanfaat bagi birokrat dan masyarakat. Itu yang utama,” ujarnya.

Jika bisa diterapkan secara baik oleh Kadin, Edi berharap forum semacam ini mampu memberi solusi kelangsungan usaha secara nyata antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Termasuk secara bersama-sama menurunkan korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju,” pesannya.

Forum kemitraan komunikasi daerah yang difasilitasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemprov Jatim, Kadin Jatim dan Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Jatim itu dihadiri Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK RI, Edi Suryanto, Wakil Ketua Kadin Jatim MT Junaedy, Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Jatim, Reswandi.

Turut hadir secara virtual Bupati Lamongan Yuhronur Efendi serta Forum Asosiasi Usaha (Forkas), para pelaku asosiasi usaha yang tergabung dalam KADIN serta Direksi BUMD dan anak perusahaan di Jatim.(ima/aka)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily