Jadi Makanan Favorit Warga Minahasa, Ini Tips Mengolah Daging Ular Agar Tak Amis

Warga Minahasa menyukai hidangan daging ular. Mereka lumrah menyantap daging reptil ini, namun ada beberapa tips mengolahnya agar daging ular tidak alot dan tidak amis. Begini kata seorang warga Minahasa.

NUSADAILY.COM – MINAHASA - Warga Minahasa menyukai hidangan daging ular. Mereka lumrah menyantap daging reptil ini, namun ada beberapa tips mengolahnya agar daging ular tidak alot dan tidak amis. Begini kata seorang warga Minahasa.

Ular bukan hewan yang umum dikonsumsi, namun warga Sulawesi Utara, terutama Tomohon dan Minahasa, tak asing dengan olahan daging ular. Mereka bahkan menjadikan hidangan ular sebagai salah satu makanan favorit.

BACA JUGA: Penari China Perantauan Berkumpul di Shanghai untuk Berlatih Drama Tari "Ular Putih"


Mengolah daging ular agar tidak alot dan tidak amis ternyata ada triknya. Utamanya dalam membersihkan darah ular.

Salah satu warga Minahasa bernama Jenly Timbuleng menjelaskan sebelum dimasak bersama bumbu-bumbu rempah, ular terlebih dahulu dibakar hingga daging serta kulit luarnya kering. Setelah itu, daging tersebut kembali dipanggang ke atas api yang tidak terlalu besar.

Proses tersebut dilakukan agar darah dan kulit dari daging ular itu betul -betul hangus. Selanjutnya daging ular dipotong dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

"Awalnya daging ular itu dibakar hingga kulit luarnya terbakar kering. Selanjutnya daging ular itu kembali dipanggang di atas api yang tidak terlalu besar. Supaya darah dan kulit luarnya betul-betul hangus," jelas Jenly dikutip dari detikcom, Sabtu (8/10/2022).

Untuk memasak daging ular yang lezat dibutuhkan sejumlah bumbu rempah seperti cabai, jahe, biji kunyit, batang bawang, sereh, daun lemon, kemangi, daun pandan serta daun kunyit.

Jenly menjelaskan untuk memasak daging ular, pertama siapkan santan, Kemudian haluskan cabai, jahe dan biji kunyit. Langkah selanjutnya seluruh bumbu santan, batang bawang, sereh, daun lemon, daun pandan, dan daun kunyit dimasak.

"Pertama disiapkan dulu santan kelapa. Selanjutnya sereh, daun lemon digoreng terlebih dulu, namun jangan sampai matang atau sampai merah, hanya digoreng tidak lama," ujarnya.

"Kalau cabai dan jahe sudah dimasukkan, maka harus dimasak agak lama. Supaya rempah-rempah tersebut diaduk secara merata. Pokoknya sampai semua rempah-rempah sudah diaduk merata," tuturnya.

BACA JUGA: Ahli Virologi Curiga Ada Penularan Covid-19 di Munich Lewat Cangkir Bir


Setelah bumbu siap, masukkan daging ular. Terakhir beri daun kemangi dan aduk bumbu dan daging ular hingga merata dan matang.

"Semua rempah dan daging tersebut diaduk hingga merata ke dalam satu wajan. Namun yang perlu diperhatikan di sini, harus dipastikan bahwa daging dan rempah-rempah benar-benar menyatu," pungkasnya.(eky)