Rabu, September 28, 2022
BerandaInternationalWaduh! Populasi Burung Padang di Austria Terancam Punah

Waduh! Populasi Burung Padang di Austria Terancam Punah

NUSADAILY – AUSTRIA – Birdlife mencatatkan hilangnya keanekaragaman hayati secara drastis. Sekitar 40 % burung telah menghilang dari ladang dan padang rumput sejak tahun 1998.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurut Falmbird Index 2021 yang diterbitkan oleh BirdLife Austria, Selasa (2/8/2022), meskipun program agri-lingkungan sudah ekstensif, populasi burung padang belum juga pulih. Tiga perempat dari bunting jagung yang berkembang biak menunjukkan hasil negatif dengan minus mengkhawatirkan yaitu 94% .

Baca Juga : Terinfeksi Cacar Monyet, Pria Ini Kelayapan di Kereta dan Ogah Isolasi karena Merasa Bukan Gay

Melansir dari Wiener Zeitung pertanian intensif, kurangnya batas lahan, ladang dan penggunaan pestisida dengan jumlah besar yang dapat mengancam populasi burung. .

Pembukaan UE atas lahan bera (sementara) yang sebelumnya dikhusukan untuk keanekaragaman hayati, kini beralih menjadi pertanian konvensional. Hal ini akan mempercepat kepunahan Burung Bunting Jagung (Emberiza calandra). Suara metalik dan khas dari mereka “”tück tück-zig-zik-zkzkzkzrississss” tak lagi terdengar. 

Bunting Jagung membutuhkan lahan bera untuk bertahan hidup dan dijauhkan dari penduduk.

Baca Juga : Kawanan Monyet Pencopet Serbu Puluhan Orang di Jepang

Mereka menganggap lahan bera sebagai tempat peristirahatan yang penting bagi tumbuhan dan hewan, serta sebagai sumber makanan. Bagi banyak spesies burung gurun struktural adalah tempat bersarang yang vital. (jrm2/lna)

BERITA KHUSUS

Enam Poktan Tembakau Situbondo Dapat Bantuan Kendaraan Roda Tiga, Ini Daftarnya

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Enam kelompok tani (Poktan) tembakau di Kabupaten Situbondo bakal mendapat bantuan kendaraan roda tiga. Bantuan itu berasal dari Dinas Pertanian...

BERITA TERBARU

Solois Muda Berbakat Aldiv Luncurkan Single Terbaru “Menanti”

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Solois Muda berbakat yang bernaung dalam label Dumeca Record, Aldiv merilis single terbarunya berjudul "Menanti". Lagu yang bercerita hubungan jarak...

NUSADAILY – AUSTRIA – Birdlife mencatatkan hilangnya keanekaragaman hayati secara drastis. Sekitar 40 % burung telah menghilang dari ladang dan padang rumput sejak tahun 1998.

Menurut Falmbird Index 2021 yang diterbitkan oleh BirdLife Austria, Selasa (2/8/2022), meskipun program agri-lingkungan sudah ekstensif, populasi burung padang belum juga pulih. Tiga perempat dari bunting jagung yang berkembang biak menunjukkan hasil negatif dengan minus mengkhawatirkan yaitu 94% .

Baca Juga : Terinfeksi Cacar Monyet, Pria Ini Kelayapan di Kereta dan Ogah Isolasi karena Merasa Bukan Gay

Melansir dari Wiener Zeitung pertanian intensif, kurangnya batas lahan, ladang dan penggunaan pestisida dengan jumlah besar yang dapat mengancam populasi burung. .

Pembukaan UE atas lahan bera (sementara) yang sebelumnya dikhusukan untuk keanekaragaman hayati, kini beralih menjadi pertanian konvensional. Hal ini akan mempercepat kepunahan Burung Bunting Jagung (Emberiza calandra). Suara metalik dan khas dari mereka “"tück tück-zig-zik-zkzkzkzrississss" tak lagi terdengar. 

Bunting Jagung membutuhkan lahan bera untuk bertahan hidup dan dijauhkan dari penduduk.

Baca Juga : Kawanan Monyet Pencopet Serbu Puluhan Orang di Jepang

Mereka menganggap lahan bera sebagai tempat peristirahatan yang penting bagi tumbuhan dan hewan, serta sebagai sumber makanan. Bagi banyak spesies burung gurun struktural adalah tempat bersarang yang vital. (jrm2/lna)