Senin, September 26, 2022
BerandaInternationalUtusan Khusus China, Rusia, Pakistan Untuk Afghanistan Kunjungi Kabul

Utusan Khusus China, Rusia, Pakistan Untuk Afghanistan Kunjungi Kabul

NUSADAILY.COM – BEIJING – Utusan khusus China, Rusia, Pakistan untuk Afghanistan mengunjungi Kabul pada Selasa (21/9) hingga Rabu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Ketua Fed: Masalah Utang Evergrande Tampaknya Khusus untuk China

Ketiga duta tersebut, yakni Yue Xiaoyong (Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri China untuk Afghanistan), Zamir Kabulov (Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan), dan Mohammad Sadiq (Utusan Khusus Kemlu Pakistan untuk Afghanistan) menemui pelaksana tugas Perdana Menteri Afghanistan Hasan Akhund, Menlu Amir Khan Muttaqi, paksana tugas Menteri Keuangan Hidayatullah Badri, dan sejumlah pejabat senior lainnya.

“Kedatangan mereka atas undangan Taliban di Afghanistan,” kata juru bicara Kemlu China Zhao Lijian.

Menurut dia, mereka menggelar diskusi tentang perkembangan situasi di Afghanistan.

“Mereka juga sangat mendukung pemberantasan terorisme dan kejahatan narkoba. Pihak Taliban menekankan pentingnya Afghanistan bermitra dengan China, Rusia, dan Pakistan karena ketiga negara ini memainkan peran konstruktif. Dan bertanggung jawab dalam mengonsolidasikan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan8,” ujar Zhao.

Ketiga negara juga menyerukan komunitas internasional memberikan bantuan kemanusiaan kepada Afghanistan dan menekankan kepada Amerika Serikat dan sekutunya agar bertanggung jawab terhadap masalah pembangunan sosial dan ekonomi Afghanistan.

Ketiga negara dan otoritas Taliban sepakat untuk tetap memelihara dan mendukung perdamaian dan kemakmuran di Afghanistan serta stabilitas pembangunan regional.

Dalam kunjungan tersebut, para utusan khusus juga bertemu dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan mantan Ketua Majelis Tinggi Rekonsiliasi Nasional Abdullah Abdullah untuk membahas perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, demikian Zhao dalam briefing pers harian itu.

Zhao menambahkan bahwa selama kunjungan tersebut, China tetap mematuhi kebijakan non-intervensi. Dan selalu memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian politik di Afghanistan.

BACA JUGA: Sekjen PBB Peringatkan Dunia Tentang Distribusi Vaksin yang Tidak Adil

“Afghanistan harus bisa mewujudkan politik yang terbuka dan inklusif, menerapkan kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat dan bijaksana, memutuskan hubungan dengan berbagai bentuk organisasi teroris, dan bersikap ramah terhadap negara-negara tetangga,” kata Zhao. (int2)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Kronologi Kecelakaan Calya Tabrak Truk Boks Hingga 2 Penumpang Tewas

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mobil Calya terbalik hingga menyebabkan dua orang penumpang meninggal dunia di Tol JORR Km 5+800. Kecelakaan itu berawal saat mobil...