Jumat, Mei 27, 2022
BerandaInternationalTonga Hancur Akibat Erupsi dan Tsunami

Tonga Hancur Akibat Erupsi dan Tsunami

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Beberapa pulau terluar negara Tonga mengalami kerusakan parah akibat erupsi gunung api bawah laut dan tsunami, Selasa (18/1). Bencana tersebut dikhawatirkan menewaskan dan melukai banyak orang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gambar yang diambil oleh Angkatan Pertahanan Selandia Baru (NZDF) dari pesawat pengintaian menunjukkan seluruh desa hancur di Pulau Mango.

BACA JUGA: Tsunami Hantam Ibukota Tonga, Raja Dievakuasi Tentara

Selain itu, beberapa bangunan hilang di dekat Pulau Atata. Ada juga gambar yang menunjukkan terpal untuk berteduh terpasang di Pulau Mango.

Gambar dari NZDF ini dikonfirmasi oleh Wakil Kepala Misi di Australia, Curtis Tu’ihalangingie.

BACA JUGA: Indonesia Punya 6 Gunung Api Bawah Laut, 2 Pernah Sebabkan Tsunami Seperti Tonga

“Masyarakat panik, orang berlarian dan terluka,” ujar Tu’ihalangingie, dikutip dari Reuters.

“Ada kemungkinan lebih banyak kematian dan kami hanya berdoa bukan itu yang terjadi,” lanjutnya.

“Sangat mengkhawatirkan melihat potensi gelombang melanda Atata dari satu ujung ke ujung lain,” tutur Tu’ihalangingie lagi dikutip dari CNNIndonesia.com.

BACA JUGA: Gawat! Gelombang Tsunami Tonga Menjalar ke Negara Pasifik

Seorang polisi Tonga mengatakan pada Komisi Tinggi Selandia Baru, jumlah korban tewas diketahui mencapai dua orang. Meski demikian, komunikasi di negara itu masih terputus, menyebabkan angka pasti dari korban tewas masih belum jelas.

Sementara itu, Menteri Australia untuk Pasifik Zed Seselja mengatakan pejabat Tonga berharap bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolasi dan berada di lokasi sulit. Rumah di kepulauan Ha’apai dan beberapa kepulauan luar lain hancur karena tsunami.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya melaporkan tanda bahaya terjadi di Ha’apai, tempat Mango berada.

Menurut informasi Angkatan Laut Tonga kepada badan kemanusiaan PBB (OCHA), gelombang menerpa daerah tersebut dengan ketinggian 5 hingga 10 meter.

Pulau Atata dan Mango berjarak 50 kilometer dan 70 kilometer dari gunung Hunga Tonga-Hunga Ha’apai. Erupsi yang terjadi di gunung tersebut menyebabkan gelombang tsunami di Samudra Pasifik.

Erupsi ini juga terdengar hingga 2.300 kilometer di Selandia Baru. Di sisi lain, pulau Atata dan Mango memiliki 100 dan 50 populasi.

Selain menghancurkan bangunan, abu vulkanik yang timbul akibat erupsi menutupi kepulauan itu.

Sementara itu, Bandara Internasional Fua’amotu, yang merupakan bandara utama negara itu, masih terselamatkan dari tsunami dan erupsi, Sabtu (15/1). Namun, bantuan masih belum bisa dikirimkan karena hujan abu yang terjadi.

Beberapa pejabat Tonga mengatakan pada OCHA, membersihkan landasan terbang membutuhkan waktu berhari-hari, dan paling cepat selesai pada Rabu (19/1).

BACA JUGA: Badan Meteorologi Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami 3 Meter

Selain itu, OCHA menuturkan warga di pesisir barat pulau Tongatapu telah dievakuasi karena ‘kerusakan yang signifikan.’ Beberapa menteri pemerintah juga mengumumkan masyarakat untuk tidak menekan harga terlalu tinggi, mengingat wilayah itu terancam kekurangan pasokan.

Pemerintah Tonga juga direncanakan akan meminta bantuan formal dari negara tetangga, seperti Australia dan Selandia Baru, pada Rabu (19/1). Kedua negara itu memiliki pesawat angkut militer C-130 yang siaga dan membawa suplai darurat.

Tonga merupakan sebuah kerajaan yang memiliki 176 pulau, dengan 36 di antaranya tak dihuni. Tonga sendiri memiliki 104.494 populasi.(mic)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily