Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaInternationalTaliban Tak Dapat Izin Akses Dana Cadangan Bank Sentral Afghanistan

Taliban Tak Dapat Izin Akses Dana Cadangan Bank Sentral Afghanistan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – WASHINGTON – Tidak ada situasi di mana Taliban akan dapat izin untuk mengakses dana cadangan bank sentral Afghanistan. Karena sebagian besar tersimpan di Amerika Serikat, kata Wakil Menteri Keuangan AS Wally Adeyemo pada Selasa.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Taliban mendapatkan kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus.

Baca Juga: Menlu Afghanistan Harapkan Hubungan yang baik dengan Negara di Dunia

Taliban telah meminta Amerika Serikat untuk mencabut blokir terhadap dana cadangan bank sentral Afghanistan. Senilai lebih dari 9 miliar dolar AS (sekitar Rp126,9 triliun) yang tersimpan di luar Afghanistan saat negara itu berjuang untuk menahan krisis ekonomi yang semakin dalam.

“Kami percaya bahwa penting bagi kami untuk mempertahankan sanksi terhadap Taliban. Tetapi pada saat yang sama berupaya menemukan cara untuk memberi bantuan kemanusiaan yang sah untuk sampai ke rakyat Afghanistan. Itulah tepatnya yang kami lakukan,” kata Adeyemo kepada Komite Perbankan Senat AS.

Taliban mengambil kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus setelah Amerika Serikat menarik pasukannya, yakni hampir 20 tahun setelah kelompok itu tumbang oleh pasukan pimpinan AS setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

AS dan negara-negara Barat lainnya sedang bergulat dengan pilihan sulit karena krisis kemanusiaan yang parah terjadi secara luas di Afghanistan.

Mereka mencoba mencari cara untuk terlibat dengan Taliban tanpa memberi kelompok itu legitimasi untuk memerintah, sambil memastikan bantuan kemanusiaan mengalir ke Afghanistan.

“Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa kami menerapkan rezim sanksi terhadap Taliban dan jaringan Haqqani. Tetapi pada saat yang sama memungkinkan aliran bantuan kemanusiaan yang mendapat izin ke Afghanistan,” kata Adeyemo.

Jaringan Haqqani adalah kelompok yang berafiliasi dengan Taliban yang berbasis di dekat perbatasan dengan Pakistan. Jaringan itu menjadi tuduhan bersalah atas beberapa serangan bunuh diri terburuk dalam perang tersebut.

Adeyemo mengatakan Departemen Keuangan AS mengambil setiap langkah yang bisa dilakukan dalam rezim sanksinya. Untuk menjelaskan kepada kelompok-kelompok kemanusiaan bahwa Washington ingin memfasilitasi aliran bantuan kepada rakyat Afghanistan.

Baca Juga: Pekanbaru Klaim Perlakukan Pencari Suaka Asal Afghanistan Dengan Baik

Namun, dia juga memperingatkan agar bantuan kemanusiaan dapat mengalir masuk ke Afghanistan, Taliban harus mengizinkan bantuan itu terserap di dalam negeri.

Departemen Keuangan AS pada Agustus semakin membuka jalan untuk bantuan mengalir ke Afghanistan meskipun ada sanksi AS terhadap Taliban saat departemen itu mengeluarkan dua izin umum.(nd3)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR