Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaInternationalSebelum Bertemu Jokowi, Putin Dijadwalkan Kunjungi 2 Negara Bekas Soviet

Sebelum Bertemu Jokowi, Putin Dijadwalkan Kunjungi 2 Negara Bekas Soviet

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke dua negara bekas Uni Soviet pekan ini, sebelum bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Moskow. Itu akan menjadi kunjungan ke luar negeri pertama yang dilakukan Putin sejak memerintahkan invasi militer ke Ukraina.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Jokowi Hadiri KTT G7, Bakal Bicara Gawatnya Krisis Pangan & Energi

Seperti dilansir Reuters, Senin (27/6/2022), koresponden Kremlin untuk televisi pemerintah Rusia, Rossiya 1, Pavel Zarubin mengungkapkan bahwa Putin akan mengunjungi Tajikistan dan Turkmenistan pekan ini dan kemudian bertemu Jokowi untuk melakukan pembicaraan di Moskow.

Disebutkan bahwa di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, Putin akan bertemu Presiden Imomali Rakhmon, yang merupakan sekutu dekat Rusia dan penguasa terlama untuk sebuah negara bekas Soviet.

BACA JUGA : Bahas Perdamaian, Sekjen PBB Akan Bertemu Putin dan Zelensky Pekan Depan

Kemudian di Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, Putin akan menghadiri pertemuan puncak negara-negara Kaspia. Ditambahkan Zarubin bahwa pemimpin Azerbaijan, Kazakhstan, Iran dan Turkmenistan akan menghadiri pertemuan itu.

Laporan kantor berita Rusia, RIA, yang mengutip ketua Majelis Atas Parlemen Rusia menyebutkan bahwa Putin juga berencana mengunjungi kota Grodno di Belarusia pada 30 Juni dan 1 Juli untuk menghadiri forum bersama Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

BACA JUGA : Putin Putuskan Langsung soal Serangan Militer di Donbas, Benarkah?

Putin diketahui terakhir kali melakukan kunjungan ke luar negeri ke Beijing pada awal Februari, di mana dia dan Presiden China Xi Jinping mengungkapkan kesepakatan persahabatan ‘tanpa batas’ beberapa jam sebelum keduanya menghadiri seremoni pembukaan Olimpiade Musim Dingin.

Perampasan Tanah Bergaya Kekaisaran

Putin memerintahkan pengerahan pasukan ke Ukraina sejak 24 Februari dalam upaya menurunkan kemampuan militer dan mencegah negara tetangganya itu dimanfaatkan oleh Barat untuk mengancam Rusia. Ukraina menyebut invasi Rusia itu sebagai perampasan tanah bergaya kekaisaran.

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Dampak Krisis Energi Juga Berimbas Pada Olahraga

NUSADAILY.COM – WINA – krisis energi dan kenaikan harga listrik yang signifikan awal September di Wina dan Austria Hilir, kenaikan besar-besaran harga di...