Rabu, September 28, 2022
BerandaInternationalRusia Bantah Serang Mal di Ukraina

Rusia Bantah Serang Mal di Ukraina

NUSADAILY.COM – JAKARTA Perang Rusia-Ukraina belum ada tanda-tanda akan berakhir. Yang terbaru serangan rudal Rusia ke mal di Kremenchuk, Ukraina menyebabkan belasan orang tewas dan puluhan warga terluka. Presiden Rusia Vladimir Putin membantah pasukannya terlibat dalam serangan tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dilansir AFP, Kamis (30/6/2022) yang dikutip detik.com, Putin membantah pasukan Moskow bertanggung jawab atas serangan di pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk Ukraina. Serangan yang terjadi awal pekan ini, diketahui menewaskan 18 orang.

“Tentara kami tidak menyerang situs infrastruktur sipil mana pun. Kami memiliki semua kemampuan untuk mengetahui lokasinya di mana,” kata Putin dalam konferensi pers di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat.

Diketahui sebelumnya serangan rudal Rusia menghantam mal itu terekam CCTV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan bukti Rusia sengaja menyerang mal di Kremenchuk.

Zelensky menyebut Rusia menerima koordinat yang tepat untuk melepaskan serangan rudal.

“Mereka ingin membunuh sebanyak mungkin orang di kota yang damai di pusat perbelanjaan,” Zelensky, dalam pernyataannya.

Zelensky meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengunjungi lokasi serangan rudal Rusia di sebuah pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk. Korban jiwa akibat serangan itu telah bertambah menjadi 18 orang.

Dia juga meminta anggota Dewan – termasuk Rusia – untuk mengheningkan cipta selama satu menit bagi mereka yang telah tewas dalam perang di Ukraina.(*/aka)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Karier Harry Maguire di MU Sudah di Ujung Tanduk?

NUSADAILY.COM - MANCHESTER - Legenda Liverpool, Jamie Carragher beri kritik kepada Harry Maguire. Katanya, bek tengah itu sudah habis waktunya di Manchester United untuk...

NUSADAILY.COM – JAKARTA Perang Rusia-Ukraina belum ada tanda-tanda akan berakhir. Yang terbaru serangan rudal Rusia ke mal di Kremenchuk, Ukraina menyebabkan belasan orang tewas dan puluhan warga terluka. Presiden Rusia Vladimir Putin membantah pasukannya terlibat dalam serangan tersebut.

Dilansir AFP, Kamis (30/6/2022) yang dikutip detik.com, Putin membantah pasukan Moskow bertanggung jawab atas serangan di pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk Ukraina. Serangan yang terjadi awal pekan ini, diketahui menewaskan 18 orang.

"Tentara kami tidak menyerang situs infrastruktur sipil mana pun. Kami memiliki semua kemampuan untuk mengetahui lokasinya di mana," kata Putin dalam konferensi pers di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat.

Diketahui sebelumnya serangan rudal Rusia menghantam mal itu terekam CCTV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan bukti Rusia sengaja menyerang mal di Kremenchuk.

Zelensky menyebut Rusia menerima koordinat yang tepat untuk melepaskan serangan rudal.

"Mereka ingin membunuh sebanyak mungkin orang di kota yang damai di pusat perbelanjaan," Zelensky, dalam pernyataannya.

Zelensky meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengunjungi lokasi serangan rudal Rusia di sebuah pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk. Korban jiwa akibat serangan itu telah bertambah menjadi 18 orang.

Dia juga meminta anggota Dewan - termasuk Rusia - untuk mengheningkan cipta selama satu menit bagi mereka yang telah tewas dalam perang di Ukraina.(*/aka)