Putin Puas dengan Alasan Biden Yang Menyebutnya “Pembunuh”

  • Whatsapp
Seorang wanita memegang papan dengan tulisan "Putin is A Killer" saat berunjuk rasa mendukung politisi oposisi Rusia Alexei Navalny di depan Kedutaan Rusia di London, Inggris, Rabu (21/4/2021). ANTARA /REUTERS/Henry Nicholls.

NUSADAILY.COM – JENEWA – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (16/6) mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah meneleponnya untuk menjelaskan alasan memanggil dirinya “seorang pembunuh” pada Maret dan bahwa penjelasan yang diberikannya membuat Putin merasa puas.

Putin menyampaikan hal itu saat konferensi pers usai pertemuan dengan Biden di Jenewa.

Bacaan Lainnya

Biden saat wawancara dengan ABC News yang disiarkan pada Maret mengatakan “Ya”. Ketika ditanya apakah ia percaya bahwa Putin seorang pembunuh.

BACA JUGA: Uni Eropa: China Musuh Sistemik, Catatan HAM Jadi Isu Utama

Pernyataan itu memicu Rusia untuk memanggil duta besarnya di Washington untuk berkonsultasi, dan duta besar AS untuk Moskow kembali ke tanah air untuk melakukan hal serupa. Saat KTT Rabu Biden dan Putin sepakat untuk mengembalikan duta besar mereka.

“Mengenai pernyataan pedas itu apa yang dapat saya sampaikan, kami semua akrab dengan mereka,” kata Putin, merujuk pada wawancara Biden dengan ABC News.

“Sesudahnya, Presiden Biden menghubungi saya dan kami bertukar pandangan tentang masalah ini. Penjelasan-penjelasan ini sesuai dengan saya,” kata Putin.

BACA JUGA: Brazil Akan Beli Vaksin COVID Sekali Suntik Buatan China

Pemimpin Rusia itu lanjut menuliskan apa yang dikatakannya sebagai segudang pelanggaran HAM oleh otoritas AS dan menuding militer AS bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil di Afghanistan dan Irak.

“Siapa yang bertanggung jawab atas itu?,”kata Putin. “Siapa pembunuhnya?”(int4)

Pos terkait