Minggu, Juli 3, 2022
BerandaInternationalPengacara: AstraZeneca Harus Gunakan Pabrik Inggris Penuhi Komitmen EU

Pengacara: AstraZeneca Harus Gunakan Pabrik Inggris Penuhi Komitmen EU

NUSADAILY.COM – LONDON – AstraZeneca harus mengirim vaksin COVID-19 ke Uni Eropa juga dari pabrik di Inggris jika diperlukan untuk memenuhi komitmennya dengan EU. Demikian diputuskan hakim pada Jumat (18/6), menurut pengacara yang mewakili EU.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: EU: AstraZeneca Punya Profile Risiko-Manfaat Baik Diatas Usia 60

Pihak perusahaan mengaku tidak langsung dapat mengirim dosis vaksin EU dari pabrik Oxford Biomedica di Inggris sebab pihaknya harus memasok Inggris Raya terlebih dahulu.

Menurut pengacara, hakim telah memutuskan bahwa pabrik itu harus digunakan untuk pasokan Uni Eropa. Akan tetapi, AstraZeneca bisa memenuhi komitmennya dengan EU tanpa menggunakan pabrik tersebut.

BACA JUGA: Chile Setujui Dosis Kedua Vaksin AstraZeneca dengan Batas Baru Usia

Perusahaan tidak berkewajiban mengirim dosis vaksin sesuai jadwal yang tertera di kontrak sampai akhir Juni. Namun harus masih mengirim total 300 juta dosis ke Uni Eropa, demikian isi putusan hakim.(int2)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Kisah Pengusaha Cilok Sukses Raih Omzet Rp 15 Juta per Hari, Dulu Bermodal Rp 48.000

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Jatuh bangun berkali-kali, kisah pengusaha cilok ini sukses menginspirasi. Dulu modalnya hanya Rp 48.000, kini usahanya beromzet 15 juta perhari. Tak...

NUSADAILY.COM - LONDON - AstraZeneca harus mengirim vaksin COVID-19 ke Uni Eropa juga dari pabrik di Inggris jika diperlukan untuk memenuhi komitmennya dengan EU. Demikian diputuskan hakim pada Jumat (18/6), menurut pengacara yang mewakili EU.

BACA JUGA: EU: AstraZeneca Punya Profile Risiko-Manfaat Baik Diatas Usia 60

Pihak perusahaan mengaku tidak langsung dapat mengirim dosis vaksin EU dari pabrik Oxford Biomedica di Inggris sebab pihaknya harus memasok Inggris Raya terlebih dahulu.

Menurut pengacara, hakim telah memutuskan bahwa pabrik itu harus digunakan untuk pasokan Uni Eropa. Akan tetapi, AstraZeneca bisa memenuhi komitmennya dengan EU tanpa menggunakan pabrik tersebut.

BACA JUGA: Chile Setujui Dosis Kedua Vaksin AstraZeneca dengan Batas Baru Usia

Perusahaan tidak berkewajiban mengirim dosis vaksin sesuai jadwal yang tertera di kontrak sampai akhir Juni. Namun harus masih mengirim total 300 juta dosis ke Uni Eropa, demikian isi putusan hakim.(int2)