Senin, Desember 6, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaInternationalPemerintah Australia Izinkan Warga yang Sudah Vaksin Untuk ke Luar Negeri

Pemerintah Australia Izinkan Warga yang Sudah Vaksin Untuk ke Luar Negeri

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SYDNEY – Pemerintah Australia mulai 1 November mengizinkan penduduk yang sudah divaksin penuh untuk bepergian ke luar negeri tanpa pengecualian khusus.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Keputusan itu merupakan kelanjutan dari pelonggaran pembatasan COVID-19 di tengah tingginya tingkat vaksinasi.

Baca Juga: Australia Akan Berikan 1,5 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca untuk Vietnam

Izin tujuannya bagi warga Australia atau warga asing yang memiliki izin tinggal permanen di negara itu.

Penduduk Australia sudah selama lebih dari 18 bulan ini tidak bisa meninggalkan negaranya tanpa izin pemerintah.

Di sisi lain, ribuan warga yang sudah lakukan vaksin penuh di luar negeri. Juga tidak bisa kembali ke Australia akibat pembatasan terkait COVID-19.

Baca Juga: Australia Rencanakan Percepatan Vaksinasi Bagi Warga Diatas 50 Tahun

Banyak dari mereka perkiraaannya akan kembali setelah Sydney dan Melbourne mencabut aturan karantina. Bagi para pelaku perjalanan yang sudah laukukan vaksin mulai 1 November.

Kota-kota lain, yang sebagian besar bebas virus corona. Besar harapan kedepannya akan melonggarkan aturan perbatasan mereka setelah mencapai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.

“Rencana nasional tengah berlangsung … tentang membuka kembali Australia dan itu (terjadi) karena tingkat vaksinasi semakin tinggi,” kata Perdana Menteri Australia Morrison di televisi pada Rabu.

Baca Juga: Pelajar Dari Australia Belajar Daring Seni Tari dan Musik Indonesia

Keputusan untuk mencabut larangan bepergian keluar setelah Singapura pada Selasa (26/10) mengatakan mulai 8 November akan mengizinkan masuk pelaku perjalanan dari Australia yang sudah lakukan vaksin tanpa harus menjalani karantina.
​​​​​
Meski dihantam wabah varian Delta, Australia sejauh ini lebih baik ketimbang negara-negara maju lainnya, dengan mencatat total sekitar 164 ribu kasus infeksi dan 1.669 kematian akibat COVID-19.

Baca Juga: Australia Setujui Penggunaan Vaksin Pfizer Untuk Anak Usia 12-15 Tahun

Pada Rabu, Negara Bagian Victoria mencatat 1.534 kasus baru, naik dari 1.510 kasus pada hari sebelumnya, sementara jumlah kasus di New South Wales bertambah 304 dari 282 kasus.(nd3)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR