Ngeri! Ratusan Mayat Korban COVID-19 Belum Dikubur di New York, 8 Bulan Ada Dalam Deretan Truk

  • Whatsapp
covid belum
Deretan truk yang jadi kamar mayat sementara. Hingga kini masih ada ratusan mayat korban COVID 19 yang belum dikubur meski sudah ada dalam truk selama berbulan-bulanFoto: AFP/Justin Heiman
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NEW YORK – Sebuah foto dari udara mendokumentasikan 50 truk berpendingin berisi 650 mayat COVID-19Truk-truk ini sudah diparkir di pinggiran pantai Brooklyn, New York, Amerika Serikat sejak 8 bulan kasus positif di sana mulai membludak.

BACA JUGA : Meninggal Karena Corona di Texas Meningkat, Mayat di Simpan dalam Truk

Baca Juga

Truk-truk, yang jumlahnya diperkirakan 50 buah, tersebut dimodifikasi menjadi kamar mayat darurat ketika fasilitas kamar mayat di rumah sakit dan rumah duka dipenuhi kala itu. Berdasarkan laporan dari Wall Street Journal, sejak saat itu pemerintah terus menjadikan truk dan tempat itu sebagai penyimpanan mayat yang belum diklaim oleh keluarganya. Truk tersebut dilengkapi dengan mesin pendingin supaya mayat tidak membusuk.

Juru bicara kantor pemeriksaan medis kota setempat mengatakan, sebanyak 230 mayat ini kebanyakan sudah tidak punya keluarga. Ada pula yang kerabatnya susah dihubungi karena keluarga yang ditinggalkan sudah terlalu tua. Dalam beberapa kasus, kerabat terdekat mayat yang belum diambil ini juga telah meninggal karena COVID-19 dan sama-sama disimpan di sana.

BACA JUGA : Menaker: Enam Provinsi Naikkan UMP 2021

Sisanya ada keluarga yang sudah dihubungi tapi tak mampu mengambil mayat keluarganya. Alasannya biaya pemakaman di sana dianggap mahal.

Korban meninggal dunia corona di New York dimasukkan ke dalam truk es. Foto diambil saat kota tersebut dihantam puncak pandemi Foto: Twitter @drnoahross

Berdasarkan keterangan dari Asosiasi Direktur Pemakaman Negara Bagian New York, biaya rata-rata penguburan tradisional bisa mencapai sekitar USD 9.000 sementara kremasi biasanya sekitar USD 6.500. Keluarga yang tidak mampu mengakomodasi pemakaman keluarganya dapat meminta pemerintah kota untuk menguburkan orang yang mereka cintai secara gratis di Pulau Hart, bagian kecil wilayah di Long Island Sound di lepas pantai The Bronx.

Pulau Hart Adalah Kuburan Bagi Orang Miskin

Pulau Hart adalah kuburan bagi orang miskin dan membutuhkan di New York. Pada masa prapandemi, jenazah yang tidak diklaim biasanya akan dikubur di pulau itu. Pula ini menjadi adalah salah satu pemakaman umum terbesar di Amerika Serikat.

New York adalah episentrum COVID-19 di AS. Selama tiga bulan pertama pandemi yang dimulai pada bulan Maret, kota itu melaporkan 203.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 18.679 orang meninggal dan lebih dari 54.000 orang dirawat di rumah sakit.

Secara total, lebih dari 24.000 penduduk Kota New York telah meninggal karena COVID-19. Lebih dari 301.000 penduduk kota dinyatakan positif COVID-19.(han)

Post Terkait

banner 468x60