Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaInternationalMantan PM Lebanon Tuntut Negara Atas Penyelidikan Ledakan Beirut

Mantan PM Lebanon Tuntut Negara Atas Penyelidikan Ledakan Beirut

NUSADAILY.COM – BEIRUT – Mantan Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab, yang mengundurkan diri setelah ledakan pelabuhan Beirut. Layangkan tuntutan terhadap negara pada Rabu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gugatan itu dilayangkan Mantan Perdana Menteri Lebanon atas penuntutannya oleh hakim investigasi Tarek Bitar atas peran Diab dalam bencana itu. TV Al Jadeed melaporkan.

Baca Juga: Lebanon Terancam Pemadaman Listrik Total akhir September

Tuntutan itu mucul satu hari sebelum interogasi yang sudah terjadwal oleh hakim, berarti bahwa Bitar harus menghentikan penuntutannya terhadap Diab. Begitu ia secara resmi mendapat informasi tentang kasus tersebut, kata pengacara Nizar Saghieh dari kelompok pengawas Agenda Hukum kepada Reuters.

Diab, yang terdakwa melakukan kelalaian atas ledakan pelabuhan 4 Agustus 2020 yang menewaskan lebih dari 215 orang. Kini sudah melewatkan setidaknya dua sesi interogasi yang terjadwalkan oleh Bitar. Hampir semua pejabat senior yang Bitar coba untuk interogasi juga menolaknya.

Seorang pengacara yang mewakili Diab tidak menanggapi permintaan komentar.

Bitar di masa lalu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi para menteri yang tidak hadir untuk diinterogasi. Kemudian tuntutan Diab kemungkinan merupakan upaya ke-11 untuk mencegah skenario serupa setelah interogasinya terjadwal pada Kamis, kata Saghieh.

Diab berargumen bahwa hakim tidak memiliki wewenang untuk mengadilinya. Seperti halnya sejumlah mantan menteri yang terdakwa oleh Bitar yang telah mengajukan banyak tuntutan hukum. Kemudian mosi yang meminta agar hakim itu dicopot.

Baca Juga: Arab Saudi Imbau Warganya Tidak Bepergian ke Lebanon

Diab, seorang Muslim Sunni, pada Selasa bertemu dengan otoritas tertinggi Sunni Lebanon, Mufti Abdel-Latif Derian, yang kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Diab hanya dapat dituntut di pengadilan khusus yang dibentuk melalui pemungutan suara parlemen.

Bahwa pengadilan tidak pernah meminta pertanggungjawaban pejabat dan upaya untuk merujuk pejabat ke pengadilan itu secara luas dipandang oleh keluarga korban sebagai taktik untuk membatasi penyelidikan.(nd3)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily