Senin, September 26, 2022
BerandaInternationalSpanyol Buat Bundaran Khusus untuk Lindungi Pejalan Kaki

Spanyol Buat Bundaran Khusus untuk Lindungi Pejalan Kaki

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Saat ini, beberapa kota di Spanyol seperti Bilbao, Logroño, Thalassa dan Seville, telah menggunakan “Dutch Roundabout”. Dutch Roundabout adalah bundaran jalan yang mengutamakan pengendara sepeda daripada kendaraan lain. Bundaran ini memiliki fungsi sebagai penyebrangan yang memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda di atas pengendara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: JPO Otista Belum Dapat Dilintasi Pejalan Kaki

Bundaran seperti itu, umum dimiliki oleh negara dengan tradisi bersepeda yang maju seperti Spanyol, Belanda, Belgia, Prancis, dan Inggris. Mereka digunakan untuk mengatur ketertiban lalu lintas di persimpangan sekaligus melindungi keselamatan pengendara sepeda yang melewati persimpangan tersebut.

BACA JUGA: Larangan Bersepeda, Polisi Halau Pesepeda di Jalur Permanen Sudirman-Thamrin

Dutch Roundabout beroperasi seperti bundaran biasa, tetapi menyertakan jalur sepeda ad hoc di lingkar luarnya. Biasanya dipisahkan oleh garis padat dengan warna berbeda dari bagian jalan lainnya, dan memiliki prioritas hak jalan di atas kendaraan lain.

Dalam praktiknya, jika kendaraan bermotor masuk atau keluar bundaran jenis ini, ia harus mengalah pada sepeda apa pun di jalur khusus sepeda ini. Hal ini untuk menghindari pengendara sepeda dilindas kendaraan bermotor, yang sering terjadi di bundaran biasa.

BACA JUGA: Ayo Tertib Berlalu Lintas Rek! Besok Operasi Semeru Dimulai, Ojo Wedi

Selain itu, ada penyeberangan pejalan kaki yang ditandai khusus di sekitar Dutch Roundabout untuk melindungi pejalan kaki. Dalam hal ini, pejalan kaki akan diprioritaskan di atas semua pengguna jalan lainnya, dan sepeda juga harus mengalah pada pejalan kaki.

Melansir dari cankaoxiaoxi, otoritas transportasi Spanyol telah berulang kali menunjukkan bahwa bundaran adalah titik khusus dari kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi. Hal ini karena hampir selalu karena pengemudi tidak tahu bagaimana melewati bundaran dengan benar.

BACA JUGA: Jalanan Mulai Padat, Polisi Terapkan One Way di Jalur Puncak Bogor

Statistik yang dirilis oleh European Automobile Manufactures Association (ACEA) menunjukkan bahwa antara 2015 dan 2019, sekitar 45.000 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian dan cedera hampir 10% terjadi di bundaran.

Dutch Roundabout memperhitungkan kekurangan ini, terutama untuk memastikan bahwa pejalan kaki dan pengendara sepeda memiliki prioritas dalam lalu lintas umum, baik memasuki atau meninggalkan bundaran.

BACA JUGA: Geram! Cita Citata Komplain Aturan Baru Pemerintah

Ini adalah mode pengaturan lalu lintas khusus yang dirancang untuk menekankan perlindungan pejalan kaki dan pengendara sepeda, yang paling rentan dalam kecelakaan. Seperti yang ditunjukkan statistik, kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki dan pengendara sepeda sering terjadi di bundaran.(nd3/lna)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Dezhou Braised Chicken Jadi Hidangan Terpopuler Kereta Api China

NUSADAILY.COM-JAKARTA- Setiap kali kereta melewati Stasiun Dezhou, China, truk penjual otomatis di peron terkelilingi oleh penumpang. Hanya untuk membeli Ayam Rebus Dezhou sebagai oleh-oleh...