Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaInternationalLamaran Ditolak, Mahasiswi di Mesir Dibunuh di Depan Universitas

Lamaran Ditolak, Mahasiswi di Mesir Dibunuh di Depan Universitas

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seorang mahasiswi Mesir, Naiyer Ashraf, diduga dibunuh di depan universitas oleh seorang pria yang lamarannya sempat ditolak.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Al Arabiya melaporkan bahwa Ashraf dibunuh di depan pintu masuk Universitas Mansoura pada Senin (20/6) lalu. Kantor jaksa penuntut Mesir menyatakan bahwa tersangka atas nama Mohamed Adel sudah ditangkap.

BACA JUGA : Diyakini Bisa Sembuhkan Penyakit, Orang Eropa Dulu Hobi Makan Mumi Mesir

Dalam proses penyelidikan, Adel mengaku membunuh Ashraf karena perselisihan, juga penolakan Ashraf atas lamarannya.

Penangkapan Adel bermula dari laporan beberapa saksi di lokasi kejadian. Kejaksaan kemudian memeriksa jasad korban dan meminta keterangan personel keamanan di universitas itu.

Dari pemeriksaan ini, jaksa menemukan luka di leher dan dada Ashraf. Al Jazeera memberitakan, jaksa juga berhasil mengonfirmasi identitas tersangka.

BACA JUGA : Viral! Guru Perempuan Sekolah Dasar di Mesir Menari Perut Picu Perdebatan

Video yang muncul di media sosial memperlihatkan tersangka membunuh Ashraf dengan menusuknya berkali-kali. Pelaku lalu tampak dipukuli, kemudian ditangkap oleh beberapa pejalan kaki.

Kejaksaan meminta publik tak menyebarkan video kejahatan tersebut. Mereka juga mendesak warga tak berspekulasi atas motif pelaku.

BERITA KHUSUS

Peringatan HUT ke-77 RI Kota Pasuruan, Dari Upacara Bendera Hingga Bagi Akta Kelahiran

NUSADAILY.COM - PASURUAN - Puncak Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Kota Pasuruan dilaksanakan pada Rabu, 17 Agustus 2022. Dimulai dengan Upacara peringatan...

BERITA TERBARU

Kasus Kematian Mingguan Covid-19 di Indonesia Meningkat 31,53 Persen

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Jumlah kasus warga yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 31,53 persen dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data pemerintah, pada periode 12-18...