Minggu, Juli 3, 2022
BerandaInternationalKoruptor di China Dipermalukan dengan 'Ditelanjangi' di TV

Koruptor di China Dipermalukan dengan ‘Ditelanjangi’ di TV

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Di China, para koruptor dipermalukan dengan ‘ditelanjangi’ di depan publik melalui layar kaca selain hukuman berat. Dalam serial tersebut, pengakuan para pejabat yang melakukan korupsi disiarkan melalui televisi pemerintah China Central Television (CCTV).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Serial lima episode yang belakangan ditayangkan oleh CCTV menunjukkan pengakuan para pejabat yang dituduh melakukan korupsi, termasuk mantan wakil menteri keamanan publik Sun Lijun.

BACA JUGA : Xi Jinping Kembali Tegaskan Hukuman Mati Koruptor di China

Serial TV tersebut mengklaim Sun menerima suap reguler senilai $14 juta yang disembunyikan di kotak makanan laut kecil dari seorang pria yang kemudian diangkat olehnya sebagai kepala polisi di provinsi Jiangsu timur.

“Saya membantunya selama ini,” kata Sun dalam acara tersebut.

BACA JUGA : Warga China di Xi’an Terkurung di Rumah Sendiri Akibat Lockdown

CCTV dikenal kerap menyiarkan ‘pengakuan’ dari tersangka kriminal, termasuk para mantan pejabat, bahkan sebelum mereka muncul di pengadilan.

Dalam episode yang berbeda, CCTV juga menampilkan Chen Gang dari Asosiasi Sains dan Teknologi Tiongkok. Chen dikatakan telah membangun kompleks pribadi seluas 72.000 meter persegi lengkap dengan tempat tinggalnya yang bergaya Tiongkok, yang disertai kolam renang dan pantai buatan.

BACA JUGA : China Sebut Penggeledahan Media Hong Kong Sesuai Hukum

Sementara itu, sejumlah orang lainnya ditampilkan menerima suap senilai jutaan dolar.

Mereka yang dihukum karena korupsi disita kekayaannya. Selain itu, statusnya dalam keanggotaan partai dicabut dan menerima hukuman seumur hidup di balik jeruji atau bahkan hukuman mati.

BACA JUGA : 85 Persen Warga China Divaksin Lengkap

Wang Fuyu, pejabat yang tampil dalam episode kedua, diketahui dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun pada Senin. Hukuman ini diberikan setelah pengakuan dirinya ditayangkan oleh CCTV.

Sejauh ini, lebih dari satu juta pejabat dihukum imbas kampanye anti-korupsi.

BACA JUGA : Kekasih Via Vallen Kisahkan Rasa Sakit Hapus Tato

Akibat serial televisi itu, ratusan juta orang melalui media sosial mencoba menyelidiki kasus yang ditayangkan serial ini. Sebagian besar dari mereka marah atas kemewahan yang dinikmati para pejabat.

Seorang pengguna mengeluhkan tampilan para pejabat yang seakan tidak menyesal atas perbuatannya. Menurutnya, justru para pejabat terlihat ‘menjalani kehidupan yang indah’ dan ‘tidak bisa menyembunyikan harga diri mereka’.

Tampilan kekayaan yang disiarkan tv itu juga membuat sejumlah penonton khawatir. Mereka cemas ‘kekayaan’ yang ditampilkan justru akan membuat orang tertarik.(lal)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Polisi Imbau Pemotor Tak Pakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kalau Pengemudi Mobil Gimana?

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa waktu lalu muncul imbauan dari polisi kepada pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara. Alasan dilarang...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Di China, para koruptor dipermalukan dengan 'ditelanjangi' di depan publik melalui layar kaca selain hukuman berat. Dalam serial tersebut, pengakuan para pejabat yang melakukan korupsi disiarkan melalui televisi pemerintah China Central Television (CCTV).

Serial lima episode yang belakangan ditayangkan oleh CCTV menunjukkan pengakuan para pejabat yang dituduh melakukan korupsi, termasuk mantan wakil menteri keamanan publik Sun Lijun.

BACA JUGA : Xi Jinping Kembali Tegaskan Hukuman Mati Koruptor di China

Serial TV tersebut mengklaim Sun menerima suap reguler senilai $14 juta yang disembunyikan di kotak makanan laut kecil dari seorang pria yang kemudian diangkat olehnya sebagai kepala polisi di provinsi Jiangsu timur.

"Saya membantunya selama ini," kata Sun dalam acara tersebut.

BACA JUGA : Warga China di Xi’an Terkurung di Rumah Sendiri Akibat Lockdown

CCTV dikenal kerap menyiarkan 'pengakuan' dari tersangka kriminal, termasuk para mantan pejabat, bahkan sebelum mereka muncul di pengadilan.

Dalam episode yang berbeda, CCTV juga menampilkan Chen Gang dari Asosiasi Sains dan Teknologi Tiongkok. Chen dikatakan telah membangun kompleks pribadi seluas 72.000 meter persegi lengkap dengan tempat tinggalnya yang bergaya Tiongkok, yang disertai kolam renang dan pantai buatan.

BACA JUGA : China Sebut Penggeledahan Media Hong Kong Sesuai Hukum

Sementara itu, sejumlah orang lainnya ditampilkan menerima suap senilai jutaan dolar.

Mereka yang dihukum karena korupsi disita kekayaannya. Selain itu, statusnya dalam keanggotaan partai dicabut dan menerima hukuman seumur hidup di balik jeruji atau bahkan hukuman mati.

BACA JUGA : 85 Persen Warga China Divaksin Lengkap

Wang Fuyu, pejabat yang tampil dalam episode kedua, diketahui dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun pada Senin. Hukuman ini diberikan setelah pengakuan dirinya ditayangkan oleh CCTV.

Sejauh ini, lebih dari satu juta pejabat dihukum imbas kampanye anti-korupsi.

BACA JUGA : Kekasih Via Vallen Kisahkan Rasa Sakit Hapus Tato

Akibat serial televisi itu, ratusan juta orang melalui media sosial mencoba menyelidiki kasus yang ditayangkan serial ini. Sebagian besar dari mereka marah atas kemewahan yang dinikmati para pejabat.

Seorang pengguna mengeluhkan tampilan para pejabat yang seakan tidak menyesal atas perbuatannya. Menurutnya, justru para pejabat terlihat 'menjalani kehidupan yang indah' dan 'tidak bisa menyembunyikan harga diri mereka'.

Tampilan kekayaan yang disiarkan tv itu juga membuat sejumlah penonton khawatir. Mereka cemas 'kekayaan' yang ditampilkan justru akan membuat orang tertarik.(lal)