Rabu, September 28, 2022
BerandaInternationalKebakaran Klub Malam di Thailand Tewaskan Belasan Orang, Pemilik Terancam Hukuman 10...

Kebakaran Klub Malam di Thailand Tewaskan Belasan Orang, Pemilik Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

NUSADAILY.COM – THAILAND – Empat wanita dan Sembilan pria tewas dalam kebakaran di sebuah klub malam di kota Sattahip, Thailand. Hal ini diakibatkan kelalaian yang menyebabkan pintu belakang terkunci. Pemiliknya terancam hukuman selama sepuluh tahun penjara.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melansir Spiegel.de, polisi Thailand telah menangkap pemilik klub malam tersebut. Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 13 orang tewas karena terjebak kebakaran pada hari Jumat (5/8).

Baca juga: Harga Minyak Domestik China Catatkan Tren Penurunan

“Pemilik klub menyerahkan diri kepada polisi setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan karena pembunuhan,” ungkap seorang perwira polisi senior di provinsi Chon Buri kepada kantor berita AFP.

Klub Mountain B berada di Sattahip, sekitar 150 kilometer selatan ibu kota Bangkok. Pemiliknya kini berada di penjara.

“Polisi akan meminta persetujuan pengadilan pada hari Senin untuk menahannya sambal menunggu penyelidikan,” kata sang petugas.

Baca juga: Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

Dugaan Operasional Klub Tanpa Lisensi

Pria berusia 27 taun yang merupakan pemilik klub menghadapi beberapa tuduhan. Tuduhan yang dilontarkan antara lain pembunuhan, serta menjalankan klub malam tanpa adanya izin. Tuduhan pembunuhan karena kelalian, menurut hukum di Thailand akan dihukum hingga 10 tahun penjara serta denda sebesar 200.000 baht.

Menurut petugas penyelamat, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat pada Jumat malam. Korban tewas yaitu empat wanita dan Sembilan pria. Diyakini korban yang meninggal adalah orang asli Thailand yang berusia antara 17-49 tahun. Puluhan lainnya luka-luka.

Busa insulasi akustik yang ada di klub mudah terbakar dan memungkinkan mempercepat terjadinya kebakaran. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk bias memadamkan api. Penyebab utama dari kebakaran belum diketahui dengan pasti.

Pintu Belakang Terkunci

Di media social, tersebar adanya video yang menunjukkan para pengunjung yang mencoba melarikan diri dari api. Mereka berlarian menuju pintu belakang. Namun, menurut surat kabar Thailand Khaosod, pintu belakang yang ada di klub terkunci.

Di Thailand, yang popular di kalangan para turis, adalah kritik terhadap keamanan yang longgar di bar dan klub malam. Hal ini telah dilontarkan berulang kali. Pada malam tahun baru juga terdapat insiden kebakaran di klub Santika Bangkok. Kejadian ini menewaskan sedikitnya 67 orang. (jrm3/lna)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Karier Harry Maguire di MU Sudah di Ujung Tanduk?

NUSADAILY.COM - MANCHESTER - Legenda Liverpool, Jamie Carragher beri kritik kepada Harry Maguire. Katanya, bek tengah itu sudah habis waktunya di Manchester United untuk...

NUSADAILY.COM – THAILAND – Empat wanita dan Sembilan pria tewas dalam kebakaran di sebuah klub malam di kota Sattahip, Thailand. Hal ini diakibatkan kelalaian yang menyebabkan pintu belakang terkunci. Pemiliknya terancam hukuman selama sepuluh tahun penjara.

Melansir Spiegel.de, polisi Thailand telah menangkap pemilik klub malam tersebut. Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 13 orang tewas karena terjebak kebakaran pada hari Jumat (5/8).

Baca juga: Harga Minyak Domestik China Catatkan Tren Penurunan

“Pemilik klub menyerahkan diri kepada polisi setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan karena pembunuhan,” ungkap seorang perwira polisi senior di provinsi Chon Buri kepada kantor berita AFP.

Klub Mountain B berada di Sattahip, sekitar 150 kilometer selatan ibu kota Bangkok. Pemiliknya kini berada di penjara.

“Polisi akan meminta persetujuan pengadilan pada hari Senin untuk menahannya sambal menunggu penyelidikan,” kata sang petugas.

Baca juga: Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

Dugaan Operasional Klub Tanpa Lisensi

Pria berusia 27 taun yang merupakan pemilik klub menghadapi beberapa tuduhan. Tuduhan yang dilontarkan antara lain pembunuhan, serta menjalankan klub malam tanpa adanya izin. Tuduhan pembunuhan karena kelalian, menurut hukum di Thailand akan dihukum hingga 10 tahun penjara serta denda sebesar 200.000 baht.

Menurut petugas penyelamat, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat pada Jumat malam. Korban tewas yaitu empat wanita dan Sembilan pria. Diyakini korban yang meninggal adalah orang asli Thailand yang berusia antara 17-49 tahun. Puluhan lainnya luka-luka.

Busa insulasi akustik yang ada di klub mudah terbakar dan memungkinkan mempercepat terjadinya kebakaran. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk bias memadamkan api. Penyebab utama dari kebakaran belum diketahui dengan pasti.

Pintu Belakang Terkunci

Di media social, tersebar adanya video yang menunjukkan para pengunjung yang mencoba melarikan diri dari api. Mereka berlarian menuju pintu belakang. Namun, menurut surat kabar Thailand Khaosod, pintu belakang yang ada di klub terkunci.

Di Thailand, yang popular di kalangan para turis, adalah kritik terhadap keamanan yang longgar di bar dan klub malam. Hal ini telah dilontarkan berulang kali. Pada malam tahun baru juga terdapat insiden kebakaran di klub Santika Bangkok. Kejadian ini menewaskan sedikitnya 67 orang. (jrm3/lna)