Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaInternationalKasus Bunuh Diri Anak di Jepang Raih Jumlah Tertinggi Selama Pandemi

Kasus Bunuh Diri Anak di Jepang Raih Jumlah Tertinggi Selama Pandemi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – TOKYO – Kasus bunuh diri anak di Jepang meraih jumlah tertinggi dalam lebih dari empat dekade selama pandemi. Menurut laporan media lokal yang mengutip kementerian pendidikan Jepang.

Menurut survei kementerian pendidikan Jepang, sebanyak 415 anak dari usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) tercatat bunuh diri.

Baca Juga: Psikolog: Peka Terhadap Tanda Bisa Bantu Cegah Bunuh Diri

Kasus-kasus bunuh diri anak usia sekolah yang terjadi saat pandemi COVID-19 itu mendorong penutupan sekolah-sekolah. Juga mengganggu kegiatan belajar di ruang kelas pada 2020.

Jumlah kasus bunuh diri anak itu naik hampir 100 kasus jika perbandingannya dengan tahun lalu (2019). Yang merupakan angka tertinggi sejak pencatatan mulai pada 1974, seperti berita dari surat kabar Asahi pada Kamis.

Aksi bunuh diri memiliki sejarah panjang di Jepang sebagai suatu cara untuk menghindari rasa malu atau aib. Jepang telah lama menjadi negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di antara negara-negara Kelompok Tujuh (G7).

Namun, suatu upaya nasional telah menurunkan angka bunuh diri sekitar 40 persen selama 15 tahun. Termasuk penurunan kasus selama 10 tahun berturut-turut mulai dari 2009.

Akan tetapi, di tengah pandemi, kasus bunuh diri meningkat pada 2020 setelah satu dekade menurun. Dengan jumlah wanita yang melakukan bunuh diri melonjak di tengah tekanan emosional dan finansial yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Selama pandemi ini, lebih sedikit pria yang bunuh diri (dibandingkan wanita).

Baca Juga: Pinjol Ilegal Makan Korban Lagi, Sebabkan IRT di Wonogiri Bunuh Diri

Kementerian pendidikan Jepang menyebutkan rekor tertinggi lebih dari 196.127 anak sekolah tidak masuk selama 30 hari atau lebih. Menurut laporan media lokal negara itu.

Hasil survei menunjukkan bahwa perubahan di lingkungan sekolah dan rumah akibat pandemi COVID-19 berdampak besar pada perilaku anak-anak. Kata seorang pejabat kementerian pendidikan Jepang seperti dikutip media NHK.(nd3)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

kanker vaksin

Efektivitas Vaksin COVID-19 Bisa Berkurang pada Pasien Kanker

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pasien kanker termasuk dalam kategori orang yang bisa mendapatkan vaksin COVID-19. Seperti halnya Colin L. Powell, Menteri luar negeri Amerika...