Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaInternationalInggris Ingatkan Warga Agar Tidak Melakukan Perjalanan ke Sri Lanka

Inggris Ingatkan Warga Agar Tidak Melakukan Perjalanan ke Sri Lanka

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemerintah Inggris memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan non esensial ke Sri Lanka karena ekonomi negara di Asia Selatan itu tengah menghadapi krisis.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Arahan terbaru dari Kementerian Luar Negeri itu dapat membatalkan asuransi perjalanan untuk setiap warga Inggris yang masih tetap melancong ke Sri Lanka.

BACA JUGA : Waduh! Krisis Ekonomi, Stok BBM Sri Lanka Tersisa untuk Satu Hari

“Kementerian menyarankan untuk tidak melakukan semua (perjalanan) kecuali perjalanan penting ke Sri Lanka, karena dampak krisis ekonomi saat ini,” tulis arahan kementerian.

Sri Lanka tengah menghadapi kekurangan makanan dan bahan bakar. Kerusuhan juga terjadi di sejumlah wilayah.

BACA JUGA : Sri Lanka Bangkrut-Krisis BBM, Mobil Buatan Indonesia Ini Kesulitan Isi Bensin

“Protes lebih lanjut, demonstrasi, penghalang jalan dan kerusuhan kekerasan dapat terjadi dalam waktu singkat,” ujar kementerian.

Saat ini, 22 juta orang Sri Lanka menghadapi lonjakan inflasi tinggi dan pemadaman listrik yang panjang, setelah pemerintah kehabisan mata uang asing untuk mengimpor barang-barang penting.

Pada Selasa lalu, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan kepada parlemen bahwa Sri Lanka bangkrut. Ia memperkirakan kondisi krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya akan berlanjut hingga akhir tahun depan.(lal)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Sosok Hasna Nur Shadrina, Mahasiswa Termuda di ITS Berusia 15 Tahun

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Saat teman seusianya masih duduk di bangku SMA, Hasna Nur Shadrina justru sudah terdaftar menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemerintah Inggris memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan non esensial ke Sri Lanka karena ekonomi negara di Asia Selatan itu tengah menghadapi krisis.

Arahan terbaru dari Kementerian Luar Negeri itu dapat membatalkan asuransi perjalanan untuk setiap warga Inggris yang masih tetap melancong ke Sri Lanka.

BACA JUGA : Waduh! Krisis Ekonomi, Stok BBM Sri Lanka Tersisa untuk Satu Hari

"Kementerian menyarankan untuk tidak melakukan semua (perjalanan) kecuali perjalanan penting ke Sri Lanka, karena dampak krisis ekonomi saat ini," tulis arahan kementerian.

Sri Lanka tengah menghadapi kekurangan makanan dan bahan bakar. Kerusuhan juga terjadi di sejumlah wilayah.

BACA JUGA : Sri Lanka Bangkrut-Krisis BBM, Mobil Buatan Indonesia Ini Kesulitan Isi Bensin

"Protes lebih lanjut, demonstrasi, penghalang jalan dan kerusuhan kekerasan dapat terjadi dalam waktu singkat," ujar kementerian.

Saat ini, 22 juta orang Sri Lanka menghadapi lonjakan inflasi tinggi dan pemadaman listrik yang panjang, setelah pemerintah kehabisan mata uang asing untuk mengimpor barang-barang penting.

Pada Selasa lalu, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan kepada parlemen bahwa Sri Lanka bangkrut. Ia memperkirakan kondisi krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya akan berlanjut hingga akhir tahun depan.(lal)