Jumat, Mei 27, 2022
BerandaInternationalIndia Konfirmasi Dua Kasus Omicron, Kasus Pertama di Regional WHO SEARO

India Konfirmasi Dua Kasus Omicron, Kasus Pertama di Regional WHO SEARO

NUSADAILY.COM – JAKARTA – India mengonfirmasi dua kasus varian Omicron (B.1.1.529) sebagai kasus pertama di regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Southeast Asian Region (SEARO) kata seorang pejabat WHO.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Situasi ini adalah sesuatu tidak terduga, mengingat dunia yang saling terhubung,” kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh melalui keterangan tertulis WHO yang diterima di Jakarta, Jumat.

BACA JUGA: Cegah Masuknya Omicron, Presiden Perintahkan Polda di Perbatasan Negara

Untuk itu Poonam menekankan semua negara untuk meningkatkan pengawasan, kewaspadaan serta melakukan langkah cepat untuk mendeteksi dini importasi kasus varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, khususnya Omicron.

Negara selain India yang termasuk anggota SEARO adalah Bangladesh, Bhutan, Korea Utara, Maldives, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand dan Timor-Leste.

BACA JUGA: Ilmuwan Prancis: COVID Varian Omicron Akan Ambil Alih Varian Delta

Upaya mitigasi yang bisa dilakukan otoritas terkait di antaranya melalui kebijakan pemerintah pada sektor kesehatan masyarakat dan kehidupan sosial yang komprehensif. “Kepatuhan ketat terhadap tindakan pencegahan dan pencegahan oleh individu, adalah suatu keharusan,” katanya.

Upaya pencegahan penularan yang dapat dilakukan individu di antaranya mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut dengan baik, jaga jarak, hindari tempat yang berventilasi buruk atau tempat ramai, jaga kebersihan tangan, menutup bagian mulut saat batuk dan bersin serta mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA: Spanyol Temukan Kasus Lokal Pertama COVID-19 Omicron

“Terus lakukan semua tindakan pencegahan bahkan setelah mendapatkan vaksinasi,” katanya.

Terhadap pelaku perjalanan, Poonam mengimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan tetap waspada terhadap tanda maupun gejala COVID-19.

BACA JUGA: Omicron Dijumpai di Lima dari Sembilan Provinsi Afrika Selatan

“Varian Omicron memiliki banyak mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan,” katanya.

Poonam mengatakan para peneliti di seluruh dunia sedang melakukan penelitian untuk lebih memahami kemampuan Omicron pada risiko keparahan dan kekebalan terhadap antibodi.

“WHO mengapresiasi negara-negara yang dapat dengan cepat mendeteksi dan melaporkan kasus variant of concern (VOC),” katanya.(mic)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Cacar Monyet Mewabah, ECDC: Lebih dari 200 Ribu Kasus Terdeteksi

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lebih dari belasan negara di mana cacar monyet mewabah, yang sebagian besar terjadi di Eropa, telah melaporkan setidaknya satu kasus...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily