Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaInternationalCovid Korea Utara Melonjak, Kim Jong Un Gelar Pertemuan Partai

Covid Korea Utara Melonjak, Kim Jong Un Gelar Pertemuan Partai

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemimpin Korea Utara sekaligus ketua Partai Buruh, Kim Jong Un menggelar pertemuan partai guna meningkatkan kinerja di tengah pandemi Covid-19 yang melonjak di negara itu, Senin (26/8).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“[Pertemuan itu] guna meningkatkan dan menyesuaikan kembali sistem kerja Partai di semua tingkat,” ujar salah satu pejabat Korea seperti dikutip Reuters dari KCNA.

BACA JUGA : Ngeyel di Awal, Kini Korea Utara Hadapi Covid-19

Namun, KCNA tak memberikan rincian lebih lanjut detail pertemuan partai tersebut

Dalam pertemuan sebelumnya, Kim Jong Un menegaskan agar anggota tetap disiplin, tak menyalahgunakan kekuasaan, dan birokratisme yang telah terungkap dari beberapa pejabat partai.

Pemimpin Korut menggelar pertemuan tersebut saat negaranya menghadapi gelombang Covid-19 dan hujan lebat yang berujung gagal panen.

BACA JUGA : Vaksin di Korea Utara Langka, Tentara Lawan Covid dengan Garam dan Asap Herbal

Kondisi ini dikhawatirkan banyak pihak memperburuk krisis pangan yang tengah mendera Korut.

Pemerintahan Kim Jong Un berusaha menangani pandemi dengan berbagai cara. Mulai dari membatasi pergerakan, mendistribusikan obat ke wilayah, hingga menganjurkan untuk berkumur dengan garam.

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Catat! Ini Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - WhatsApp akhirnya meluncurkan fitur yang sudah lama dinanti pengguna. Kini pengguna WhatsApp bisa meninggalkan grup tanpa ketahuan anggota grup lainnya. Fitur...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemimpin Korea Utara sekaligus ketua Partai Buruh, Kim Jong Un menggelar pertemuan partai guna meningkatkan kinerja di tengah pandemi Covid-19 yang melonjak di negara itu, Senin (26/8).

"[Pertemuan itu] guna meningkatkan dan menyesuaikan kembali sistem kerja Partai di semua tingkat," ujar salah satu pejabat Korea seperti dikutip Reuters dari KCNA.

BACA JUGA : Ngeyel di Awal, Kini Korea Utara Hadapi Covid-19

Namun, KCNA tak memberikan rincian lebih lanjut detail pertemuan partai tersebut

Dalam pertemuan sebelumnya, Kim Jong Un menegaskan agar anggota tetap disiplin, tak menyalahgunakan kekuasaan, dan birokratisme yang telah terungkap dari beberapa pejabat partai.

Pemimpin Korut menggelar pertemuan tersebut saat negaranya menghadapi gelombang Covid-19 dan hujan lebat yang berujung gagal panen.

BACA JUGA : Vaksin di Korea Utara Langka, Tentara Lawan Covid dengan Garam dan Asap Herbal

Kondisi ini dikhawatirkan banyak pihak memperburuk krisis pangan yang tengah mendera Korut.

Pemerintahan Kim Jong Un berusaha menangani pandemi dengan berbagai cara. Mulai dari membatasi pergerakan, mendistribusikan obat ke wilayah, hingga menganjurkan untuk berkumur dengan garam.

Pyongyang juga mencegah pandemi dengan cara yang mereka sebut pekerjaan ideologis.

BACA JUGA : Korea Utara Tak Akan Ikut Olimpiade Tokyo

"Mereka memberi tahu masyarakat soal validitas dan akurasi terkait kebijakan darurat anti epidemi yang ditegakkan Partai dan negara," tulis KCNA.

Sejak awal Korut mengonfirmasi kasus Covid-19, mereka mengaku sanggup mengendalikan dan menanganinya. Padahal sempat dilaporkan ratusan ribu orang mengalami demam yang diduga berkaitan dengan infeksi virus corona.

Kini, pemerintahan Korut mengklaim gelombang Covid-19 telah menunjukkan tanda-tanda reda. Meskipun para pengamat menilai angka yang dipublikasikan lebih kecil dari jumlah kasus yang sebenarnya.

BACA JUGA : Rayakan Imlek, Warga Korea Utara Sembah Patung Keluarga Kim Jong-un

Per Selasa, Korut melaporkan 6.710 penduduk mengalami gejala demam. Dengan demikian total yang menderita demam tercatat 4,37 juta.

Meski begitu, Korut tak mengonfirmasi jumlah pasti pasien positif Covid-19 di negara itu.

Pyongyang setiap hari mengumumkan jumlah pasien demam tanpa menyebut mereka sebagai pasien Covid-19.(lal)