Kamis, September 29, 2022
BerandaInternationalBanjir Bandang di Sydney Australia, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Sydney Australia, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Sebagaimana diberitakan AFP, hujan lebat tersebut merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim yang kini melanda dunia, termasuk Australia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Australia Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet

Suhu Bumi yang semakin tinggi menjadikan atmosfer menyimpan banyak air, yang kemudian berpotensi menurunkan hujan lebat

Tak hanya berhadapan dengan masalah banjir, Australia juga harus berkutat dengan kebakaran hutan, pemutihan karang di Great Barrier Reef akibat perubahan iklim.(lal)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Sepi Pengunjung, Begini Nasib Roy Sekarang di Citayam Fashion Week

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Roy yang dulu mejeng di Citayam Fashion Week saat ini hidup dalam kebingungan. Brand yang dulu menghubunginya untuk bekerja sama...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemerintah Australia mendesak puluhan ribu warga di Sydney untuk mengungsi akibat banjir di wilayah itu, Senin (4/7).

Menurut pejabat Layanan Darurat Negara, Ashley Sullivan, sekitar 32 ribu orang di negara bagian New South Wales diminta untuk mengungsi.

BACA JUGA : Batik Air Buka 2 Rute Baru Tujuan Australia, Bali-Melbourne & Bali-Brisbane

"Kami melihat beberapa sungai meluap dengan cepat, lebih cepat dari yang diperkirakan," kata Sullivan dalam media Australia ABC, dikutip dari AFP.

Australia sendiri berhadapan dengan hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Cuaca tersebut menyebabkan banjir di beberapa daerah negara itu.

BACA JUGA : Pemimpin Partai Buruh Australia, Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Baru Australia

Bahkan, tim penyelamat mengaku harus menyelamatkan sekitar 20 orang selama 12 jam terakhir akibat banjir. Beberapa dari mereka terjebak di dalam mobil.

Pada Senin (4/7) pagi, sungai yang meluap bahkan menyebabkan sebuah dataran di Camden, Sydney, menjadi danau. Jalanan di kota itu terendam air, sementara rumah-rumah di sana digenangi air setinggi lutut.

BACA JUGA : 70% Pelajar di Australia Alami Gangguan Mental Akibat Lockdown

Tak hanya itu, air juga meluap dari Bendungan Warragamba sejak Minggu (3/7) karena level air berlebihan. Bendungan tersebut merupakan sumber air minum untuk kebanyakan masyarakat di kota itu.

Sebagaimana diberitakan AFP, hujan lebat tersebut merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim yang kini melanda dunia, termasuk Australia.

BACA JUGA : Australia Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet

Suhu Bumi yang semakin tinggi menjadikan atmosfer menyimpan banyak air, yang kemudian berpotensi menurunkan hujan lebat

Tak hanya berhadapan dengan masalah banjir, Australia juga harus berkutat dengan kebakaran hutan, pemutihan karang di Great Barrier Reef akibat perubahan iklim.(lal)