Sabtu, Januari 22, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaInternationalAS Kerahkan 1.000 Nakes Militer Bantu Rumah Sakit yang Kewalahan Akibat Omicron

AS Kerahkan 1.000 Nakes Militer Bantu Rumah Sakit yang Kewalahan Akibat Omicron

NUSADAILY.COM – WASHINGTON DC – Sekitar 1.000 tenaga kesehatan (nakes) militer dikerahkan ke enam negara bagian Amerika Serikat (AS) untuk membantu rumah-rumah sakit setempat yang kewalahan menghadapi lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) akibat penyebaran varian Omicron.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Waduh! Ada Warga Positif Omicron Sering Bepergian Menggunakan Transportasi Umum

Seperti dilansir Reuters, Jumat (14/1/2022), seorang pejabat Gedung Putih menuturkan bahwa beberapa tim yang terdiri atas 7-25 dokter militer, perawat dan personel militer lainnya akan tiba di Michigan, New Jersey, New Mexico, New York, Ohio dan Rhode Island mulai pekan depan.

Mereka bertugas untuk mendukung ruang-ruang darurat dan memungkinkan para staf rumah sakit terus memberikan perawatan lainnya.

Presiden AS, Joe Biden, dijadwalkan berbicara lebih lanjut soal respons pandemi Corona dari pemerintahannya pukul 10.30 waktu setempat, bersama Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin dan Administrator Badan Manajemen Darurat Federal AS, Deanne Criswell.

BACA JUGA: BPOM Izinkan 5 Jenis Vaksin Booster, Pakar: Bisa Kurangi Risiko Gejala Omicron

“Permintaan nomor satu terus soal pengerahan staf,” tutur Criswell kepada CNN.

Dia menambahkan bahwa beberapa negara bagian lainnya kemungkinan juga membutuhkan pengerahan personel militer dan dokter serta perawat federal lainnya untuk membantu perawatan COVID-19 dan perawatan lainnya saat gelombang Omicron menyelimuti AS.

BACA JUGA: Epidemiolog: Pemerintah Menakut-nakuti Masyarakat dengan Omicron

Dilansir dari detikcom, Pemerintahan Biden telah meningkatkan pengerahan tim medis federal sejak Juli lalu untuk memerangi varian Delta.

Pada Desember lalu, Biden menginstruksikan Menhan Austin untuk mempersiapkan 1.000 tenaga medis tambahan dan mengirimkan lebih dari 100 personel medis federal ke Arizona, Indiana, Michigan, New Hampshire, Vermont dan Wisconsin.

BACA JUGA: Pandu Riono: Pemerintah Takuti Masyarakat dengan Omicron

Angka rawat inap untuk pasien Corona di AS mencetak rekor tertinggi pekan ini setelah terus meningkat sejak akhir Desember lalu. Saat varian Omicron menggeser varian Delta sebagai varian yang dominan di negara tersebut.

Data penghitungan Reuters menyebut rata-rata angka rawat inap dalam sepekan terakhir di AS mencapai 133.871 pasien.

Peningkatan itu membebani sistem kesehatan dan memaksa sejumlah negara bagian untuk menunda operasi elektif. Varian Omicron tidak hanya memicu kenaikan kasus Corona, namun juga memicu peningkatan dalam jumlah staf medis yang terinfeksi Corona.

BACA JUGA: Thariq Halilintar Positif Corona Ketiga Kalinya

Beberapa negara bagian telah menetapkan situasi darurat untuk melonggarkan aturan dan mencairkan pendanaan untuk mengatasi lonjakan itu. Sejauh ini, total 63.268.225 kasus Corona tercatat di AS, dengan 847.664 kematian.(eky)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily