Ini Penjelasan Kapolres Jakarta Barat Soal Mobil Satu Keluarga yang Ditemukan Membusuk

Beredarnya informasi tentang raibnya mobil milik salah satu korban dari satu keluarga yang ditemukan menjadi mayat di Perumahan Citra Garden I Kalideres Jakarta Barat pada 10 November 2022 lalu akhirnya terjawab.

NUSADAILY.COM JAKARTA - Beredarnya informasi tentang raibnya mobil milik salah satu korban dari satu keluarga yang ditemukan menjadi mayat di Perumahan Citra Garden I Kalideres Jakarta Barat pada 10 November 2022 lalu akhirnya terjawab.

 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengungkapkan n, mobil yang berplat B 2691 BRK itu tidak hilang, melainkan telah dijual oleh korban. Sang korban Budianto Gunawan menjual mobil tersebut kepada pemilik salah satu showroom di Jakarta bernama R.

 

" Mobil Brio itu dijual oleh korban pada 20 Januari 2022 silam dengan harga 160 juta," ucap Pasma kepada Wartawan di Mapolres Jakarta Barat Rabu (16/11/2022).

 

Ia juga menyebut, jika hal ini diketahui dari hasil penyelidikan tim gabungan dari jajaran Polres Jakarta Barat dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Setelah pihaknya menerima informasi dari warga jika sang pemilik rumah mempunyai mobil.

 

"Dari informasi itu, kami terus melakukan penyelidikan keberadaan mobil tersebut, dan pada akhirnya jika mobil telah dijual oleh korban," tukasnya.

 

Sementara itu, untuk mengungkap kematian empat orang dalam satu keluarga itu, Polres Metro Jakarta Barat bersama tim laboratorium.

Forensik Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan

 

Salah satunya,  mendatangi kembali  rumah korban pada Selasa 15 November 2022 kemarin. Hal tersebut  dilakukan guna mengetahui  suhu dan kelembaban ruangan tempat mayat ditemukan.

 

Kasubbid Toksilogi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Faizal Rahmad menjelaskan pengecekan tersebut bertujuan untuk mengukur kelembaban  dan suhu di tiga ruangan yang ada di dalam rumah tersebut  Hal itu guna mengetahui berapa lama korban meninggal dan proses pembusukan.

 

"Melalui cara itu kita dapat mengetahui berapa lama terjadi pembusukan dan korban meninggal," kata Faizal

 

Dia menambahkan, untuk mendapatkan hasil yang valid soal kondisi di rumah tersebut, pihaknya mendatangkan alat yang canggih bernama Humidity Meter. Tidak hanya itu dalam pengecekan itu, dia juga menyebut selain alat canggih itu alat lainnya adalah termometer suhu.

 

"Kedua alat itu yang akan membantu kami untuk mengetahui kelembaban dan suhu yang ada di dalam rumah tersebut," pungkasnya.

 

Seperti diketahui, warga Kalideres digegerkan dengan penemuan mayat satu keluarga yang telah membusuk

keempatnya ditemukan dengan posisi tempat yang berbeda dalam satu rumah di Perumahan Citra Garden I Kalideres Jakarta Barat pada Kamis 10 November 2022 lalu.

 

Keempat orang itu adalah RY berumur 71 tahun, RN berusia 68 tahun, DG 69 tahun dan terakhir DF seorang perempuan berusia 42 tahun. Menurut hasil pemeriksaan dr Forensik RS Polri  mereka tewas akibat kekurangan asupan makanan.(sir)