Indonesia Minta Belanda Kembalikan Koleksi Jarahan, Ini Daftarnya

Dari banyaknya koleksi sejarah Indonesia di Belanda, ada beberapa yang merupakan barang jarahan. Indonesia minta pemerintah Belanda mengembalikan koleksi tersebut, ini daftar koleksinya.

Indonesia Minta Belanda Kembalikan Koleksi Jarahan, Ini Daftarnya
Fosil Pithecanthropus erectus yang ditemukan Dubois. Foto: Osborn, Henry Fairfield, 1857-1935., Public domain, via Wikimedia Commons

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Dari banyaknya koleksi sejarah Indonesia di Belanda, ada beberapa yang merupakan barang jarahan. Indonesia minta pemerintah Belanda mengembalikan koleksi tersebut, ini daftar koleksinya.

Dilansir dari Trouw, Pemerintah Indonesia meminta Belanda untuk mengembalikan sejumlah koleksi seni dan alam bersejarah yang hingga kini masih ada di Belanda. Permintaan tersebut diterima oleh Sekretaris Negara Gunay Uslu dan dikirimkan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda pada bulan Juli lalu.

Akhir pekan lalu, daftar koleksi yang diminta oleh Pemerintah Indonesia ini dibagikan oleh ketua misi repatriasi Indonesia. Terdapat 8 koleksi yang diminta Pemerintah Indonesia. Jika dijumlahkan, secara keseluruhan ada ribuan koleksi yang diminta kembali.

Dilansir dari detikTravel, berikut daftar 8 koleksi tersebut yaitu:

Koleksi dari Eugene Dubois, termasuk di dalamnya tengkorak manusia Jawa
Sebuah keris yang digunakan dalam bunuh diri massal di Klungkung, Bali
Koleksi gambar dari Kerajaan Singosari, Jawa Timur
Benda-benda dalam Ekspedisi Lombok pada tahun 1894
Benda-benda dari Kerajaan Luwu, Sulawesi
Quran milik Teuku Umar
Koleksi PitaMaha, ukiran kayu khas Bali
Kendali kuda milik Pangeran Diponegoro

Hingga saat ini, permintaan tersebut masih ditindaklanjuti oleh kedua pihak. Pemerintah Belanda sendiri disebutkan telah membentuk tim khusus untuk mengevaluasi permintaan tersebut. Tim ini akan mulai bekerja pada bulan Desember.

Meski begitu, museum tempat disimpannya koleksi tersebut mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal ini dari kementerian. Juru bicara kementerian menyampaikan bahwa museum belum diberi informasi karena prosesnya belum secara resmi dimulai.

Dilansir dari NOS, menurut koresponden Asia Tenggara Mustafa Marghadi, dari sekitar 250 juta koleksi Indonesia di Belanda, diperkirakan beberapa ribunya merupakan barang jarahan atau curian.

Ia juga menambahkan bahwa Belanda sadar akan hal itu dan berniat untuk mengembalikannya jika Indonesia memintanya kembali. Meski begitu, perlu waktu untuk menentukan mana yang tetap disimpan di Belanda dan mana yang kembali ke Indonesia.

"Belanda telah mengakui bahwa ada karya seni curian dari Indonesia di Belanda dan harus mengembalikan tanpa syarat jika Indonesia berhak koleksi tersebut. Indonesia telah melakukan seleksi. Pilihan tersebut termasuk mahakarya unggulan, termasuk di antaranya tengkorak manusia Jawa dan harta karun dari Lombok. Saya dapat membayangkan bahwa ada beberapa gesekan di museum. Ini akan memakan waktu sebelum kita semua sepakat tentang apa yang akan tinggal di Belanda dan apa yang akan dikembalikan ke Indonesia," kata koresponden tersebut.(eky)