Hore! Pameran Buku ke-74 di Frakfurt Telah Dibuka

Di masa krisis dan ketidakstabilan, Frankfurt Book Fair ingin menjadi wadah wacana dan kebersamaan. "Kehadiran membantu melawan polarisasi

NUSADAILY.COM – FRANKFURT - Di masa krisis dan ketidakstabilan, Frankfurt Book Fair ingin menjadi wadah wacana dan kebersamaan. 

"Kehadiran membantu melawan polarisasi,” setelah dua tahun dengan pembatasan karena pandemi, Pameran Buku Frankfurt berlangsung lagi tanpa batasan.

BACA JUGA : Amerika Serikat Akan Lepas Lebih Banyak Cadangan Minyak...

 Melansir dari Blick.ch, Pameran Buku Frankfurt ke-74 dijadwalkan dibuka secara resmi pada Selasa sore. Menurut informasi, sekitar 4.000 peserta pameran dari 95 negara telah mendaftar.

Menggambarkan perkembangan dan ketegangan sosial adalah salah satu tugas inti dari industri buku dan juga pameran. 

Ini adalah satu-satunya cara untuk melawan budaya debat yang beracun, memperkuat wacana demokrasi dan memberikan panggung pada keragaman. Serta pameran buku adalah model tandingan dari ruang gema.

BACA JUGA : Penobatan Raja Charles III Dilakukan Pada 6 Mei 2023 di London

Karin Schmidt-Friderichs, kepala Asosiasi Perdagangan Buku Jerman mengatakan "acara budaya untuk pemahaman internasional".

Banyak bacaan minggu ini yang berhubungan dengan isu-isu politik saat ini, seperti perang agresi Rusia melawan Ukraina dan situasi di Iran dan Afghanistan. Misalnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyj secara virtual terhubung ke sebuah acara pada hari Kamis.(jrm2/lal)