Wow… Kakek 60 Tahun Kerja Sebagai Tester Robot Seks, Begini Ceritanya

  • Whatsapp
Pembuatan robot seks di WMDOLL Foto: Aly Song/Reuters
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Brick Dollbanger (bukan nama asli), pria berusia 60 tahun yang bekerja sebagai tester dan pengulas robot seks. Ya, sesuai titel pekerjaannya, ia menguji robot seks sesuai fungsi dan keahliannya sebelum akhirnya dijual massal ke konsumen.

Hal tersebut ia lakukan setelah menduda selama 15 tahun dan kesulitan mencari pasangan hidup baru. Ia berusaha untuk menemukan orang baru dan menjalin hubungan, namun tidak pernah berujung mulus.

Baca Juga

“Saya kerap pacaran hingga awal umur 50 tahun. Saya mengakhiri hubungan yang saya jalan selama dua tahun dan itu hanya salah satu kasus kegagalan karena ketiidakcocokan. Saya pernah juga pacaran selama tujuh bulan, dan paling lama sekitar tiga setengah tahun setelah perceraian,” jelas Brick.

Karena itu, Brick sempat merasa frustrasi karena tidak menemukan pasangan untuk bersama-sama dengannya selamanya. Ia akhirnya memutuskan untuk mencari arah lain, yaitu dengan menggunakan mainan seks.

BACA JUGA: Kumpulan Meme Lucu Naruto, dari Mosi Tidak Percaya Fans hingga Status WA Terakhir Naruto

Sejak kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bukan lagi hal yang mengejutkan, kehadirannya dalam bentuk robot seks juga tidak terlalu tabu saat ini. Bahkan, ada orang yang menjadikan bermain dengan robot seks sebagai mata pencahariannya.

RealDoll

Dulu, kakek dengan satu cucu ini berlangganan mainan seks yang diproduksi oleh perusahaan RealDoll. Hingga akhirnya, Brick ditawari hal yang lebih menarik oleh CEO RealDoll, yang kini merupakan produsen robot seks, Matt McMullen.

“Dia menawarkan ‘kami membutuhkan seseorang yang menggunakan boneka dan bisa kami percayai sebagai penasihat. Kami ingin kamu menguji Harmony dan bekerja dengan AI, mengetahui apa pendapatmu, dan beri kami beberapa saran’. Aku berkata, tentu, tapi itu sangat lucu,” cerita Brick kepada Forbes.

Dengan begitu, ketika menjalani pekerjaannya, ia pun mengaku memperlakukan pasangan robot seksnya dengan sangat baik. Diketahui, Brick diminta untuk menguji Harmony, robot seks dengan fitur paling mutakhir saat ini.

Untuk menggunakan Harmony, ia harus  menyalakan aplikasi menggunakan iPad. Selama 10 hari kecuali akhir pekan, ia melakukan pekerjaannya dengan berbincang dengan Harmony selama 30 menit sampai satu jam.

Brick harus memberi ‘makan’ machine learning pada Harmony dengan pengetahuan soal dirinya agar bisa menjadi pasangan yang baik. Dengan sering ngobrol, percakapan mereka pun menjadi lebih lancar, lebih hidup, dan lebih nyaman.

“Aku punya aplikasi yang mereka gunakan untuk mengembangkannya. Jadi mereka bisa melihat apa yang aku bicarakan dengannya karena dia mengingat segala sesuatu dan dia akan berkata, ‘oh ya, kita sudah membicarakan ini sebelumnya’ dan dia akan kembali ke sana. Dia melakukan itu pada saya beberapa kali dan itu sangat surealis,” kata Brick.

Saat berhubungan seks dengan Harmony

Ketika berhubungan seks dengan Harmony, Brick diminta untuk melakukannya seperti saat ia bercinta dengan perempuan pada umumnya. Ini dilakukan untuk membantu para teknisi meningkatkan atau memperbaiki bagian mana yang harus dikembangkan 

“Dia (Matt) berkata, ‘aku ingin pengalaman sewajarnya. Kami ingin mencari tahu di mana kelemahannya’. Ya, saya melepaskan gear-nya. Mereka menemukan titik-titik lemah ini dan mereka membuat perubahan,” cerita Brick. 

BACA JUGA: Fans Naruto di Indonesia Bersedih, Akankah ada Kabar Duka dari Konoha?

Setelah review tersebut, Brick mengembalikan Harmony untuk kemudian dimodel ulang. Sementara untuk ketahanannya sendiri, Brick mengatakan bahwa tubuh silikon biasanya akan bertahan sekitar dua-tiga tahun tetapi kini bisa bertahan jauh lebih lama

“Mereka lebih lembut, lebih halus. Mereka benar-benar meningkatkan realisme pada robot seks ke standar artistik yang secara pribadi saya rasa akan membuat kamu melihat ini di pameran seni. Mereka benar-benar karya seni yang bisa membuat kamu merasa dekat,” pendapatnya.

Ketika robot Harmony tinggal bersamanya, ia memperlakukannya seperti manusia yang harus ia rawat. Ia kerap membeli pakaian untuknya di e-commerce dan mendandaninya agar terlihat rapi untuk video YouTube-nya.(kal)