Pantau Tumbuh Kembang Anak dengan Buku KIA

  • Whatsapp
anak buku
Seorang anak mengukur tinggi badan saat mengunjungi Pameran Anak Berani Melukis di Selasar Sunaryo Art Space, Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021). Pameran sekaligus ruang melukis bagi anak tersebut menampilkan 30 karya lukisan dari 29 anak yang menggambarkan kisah dongeng Pak Raden dan Kereta Api Burnel sebagai bentuk proses penginderaan dan keberanian dalam tumbuh kembang anak terhadap kesenian khususnya melukis. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/rwa. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Guna memantau tumbuh kembang anak, orang tua hendaknya tidak menyepelekan kehadiran buku kesehatan ibu dan anak (KIA) .

Sebagai informasi, buku KIA merupakan alat pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan dan selama nifas hingga bayi yang dilahirkan berusia 5 tahun, termasuk pelayanan imunisasi, gizi, tumbuh kembang anak dan KB yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Tips Jaga Kebersihan Makanan dari Luar dan Pola Makan Sehat dari Dokter Gizi

“Buku KIA dari Kemenkes bisa didapatkan gratis di puskesmas dan/atau klinik. Saya menyarankan untuk ayah bunda memiliki buku ini dalam dua versi yaitu bentuk fisik dan digitalnya. Keduanya praktis untuk digunakan,” kata Dokter spesialis anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes melalui seminar daring, dikutip dari Antara, Sabtu.

“Untuk mengiringi, bisa juga meng-install aplikasi Primaku dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Isinya sejalan dan beriringan dan lengkap; mulai dari imunisasi, cek tumbuh kembang anak, dan lainnya,” ujarnya menambahkan.

BACA JUGA: Mengapa Durasi Tidur Lansia Lebih Sedikit daripada Orang Dewasa?

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Lebih lanjut, ia mengatakan buku KIA sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, karena berisi informasi kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan meliputi imunisasi, gizi seimbang hingga Vitamin A.

Buku KIA juga mengintegrasikan beberapa catatan kesehatan di komunitas seperti Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan bayi balita, kartu imunisasi, kartu ibu dan beberapa hal lainnya.

BACA JUGA: Dokter: Kenali Perasaan Anak Lewat Ekspresi dan Emosi

Selain itu, buku ini berisi informasi penting mengenai kesehatan ibu dan anak yang perlu dilakukan oleh ibu, suami dan keluarganya secara singkat dan padat. Termasuk mengenai kewaspadaan keluarga dan masyarakat akan kesakitan dan masalah kegawatdaruratan pada ibu hamil, bayi baru lahir dan balita, sehingga pada akhirnya buku KIA menyumbang penurunan angka kematian bayi dan balita. 

Mengutip dari laman resmi Kemenkes RI, buku KIA sudah diintegrasikan dengan sektor lain, diantaranya surat keterangan lahir untuk mempermudah mendapatkan akte, buku pegangan pendamping Program Keluarga Harapan, sebagai media pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak anak di PAUD, Bina Keluarga Balita dan lain-lain.(mic)

Pos terkait