Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaheadlinesPalang Merah Lebanon Sebut Jumlah Korban Tewas Akibat Ledakan Beirut Mencapai...

Palang Merah Lebanon Sebut Jumlah Korban Tewas Akibat Ledakan Beirut Mencapai 100 Orang

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM –BEIRUT – Jumlah korban ledakan di Kota Beirut Lebanon bertambah lagi. Yang terbaru sudah mencapai 100 orang lebih. Bahkan diperkirakan korban akan terus bertambah dalam jumlah yang lebih banyak.

Untuk diketahui, ibu kota Lebanon, Beirut, diguncang ledakan dahsyat yang menarik perhatian seluruh dunia pada Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat. Ledakan pertama terjadi di kawasan pelabuhan pada Selasa petang waktu setempat.

Dilansir dari intisari.grid.id, banyak warga yang merekam dampak ledakan pertama dengan asap abu-abu yang membubung tinggi. Selang beberapa saat, pada pukul 18.08 waktu setempat terjadi ledakan kedua yang jauh lebih besar dari ledakan pertama.

Jumlah korban akibat ledakan di Pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8) terus bertambah. Palang Merah Lebanon mengumumkan, korban tewas sudah mencapai 100 orang.

Mengutip Reuters, Palang Merah Lebanon mengatakan kepada LBCI TV, saat ini sedang berkoordinasi denga Kementerian Kesehatan agar rumah-rumah duka mau menampung jasad korban karena rumahsakit setempat mulai kewalahan.

Ledakan yang berasal dari tepi pantai ini menimbulkan gelombang kejut dengan jangkauan yang sangat luas. Dan menyebabkan jendela-jendela bangunan hancur serta guncangan yang cukup kuat.

Melansir Al Jazeera, para pejabat Lebanon menyatakan, jumlah korban bisa jadi akan terus meningkat, seiring proses evakuasi yang masih berjalan.

Saat ini, pekerja darurat sedang berusaha menggali puing-puing bangunan yang hancur akibat ledakan. Presiden Lebanon Michel Aoun menyebutkan, sebanyak 2.750 ton amonium nitrat tersimpan di dalam gudang tersebut selama enam tahun tanpa langkah pengamanan ketat.(aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR