Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaHeadlinePolda Jatim Ringkus 'Mami Ambar' Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang

Polda Jatim Ringkus ‘Mami Ambar’ Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-SURABAYA-Mami Ambar tersangka tindak pidana orang yang mempekerjakan 29 wanita sebagai PSK berhasil diringkus Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Kamis (25/11/2021).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NS alias Mami Ambar (41), warga Suko RT 03/ RW 02, Kelurahan Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang tersebut memperdagangkan wanita sebanyak 29, dewasa dan 6 di antaranya masih di bawah umur.

Peristiwa ini terjadi di Wisma Penantian Dusun Suko, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. Pada 16 November 2021 sekira pukul 00.30 WIB. Yang sudah beroperasi sejak dua tahun lalu.

“Modusnya, tersangka menawarkan pekerjaan melalui akun media sosial (Facebook) kepada korban kemudian dijanjikan menjadi LC di Pulau Bali dengan gaji yang besar Rp 10 juta – Rp 15 juta per/bulan,” ucap Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim.

Janji yang ditawarkan oleh tersangka, membuat korban yang datang dari berbagai daerah tertarik. Hasil dari penyidikan bahwa korban tersebut berasal dari Bandung, Lampung maupun Jakarta. Alih-alih mendapatkan pekerjaan, para korban ini justru dijerumuskan menjadi Pekerja Seks Komersial PSK

Korban Kabur dengan Cara Melompat dari Tembok

Ketika tiba di Lumajang, mereka dipekerjakan oleh Mami Ambar dirumahnya dengan tarif cukup murah yaitu Rp 200 ribu.

“Kronologisnya, pada tanggal 15 Nopember 2021 sekira pukul 09.00 WIB. Korban inisial TR kabur melompat tembok belakang rumah Mami Ambar. Yang membuat sekujur tubuh mengalami luka, saat berhasil kabur korban menelepon travel,” jelas Gatot.

Korban pun pergi ke arah Surabaya dan meminta bantuan warga. Mendapat aduan dari korban, korban langsung diantar oleh warga untuk melapor ke Polrestabes Surabaya. Kemudian, Anggota dari polrestabes berkoordinasi dengan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Dijadikan Pekerja Seks Komersial

“Setelah menerima laporan, tim bergerak cepat memburu tersangka. Tim berangkat ke Lumajang untuk melakukan penangkapan kepada Mami Ambar. Pada tanggal 15 November 2021, pukul 22.00 WIB, anggota bersama korban menuju ke rumahnya dan pada tanggal 16 November 2021, pukul 00.30 WIB, mengamankan tersangka,” kata Gatot.

Saat proses penangkapan dan penggeledahan anggota berhasil menemukan 29 wanita di dalam rumah Mami Ambar untuk dijadikan sebagai PSK.

Dari hasil pengungkapan ini, anggota kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti di antaranya, uang tunai Rp.5.670.000, satu buah buku tamu, satu box kondom, 10 kondom bekas pakai, empat buah pelumas, enam lembar legalisir KK (terkait dengan anak di bawah umur) dan satu unit mobil Luxio Nopol B 1175 CYB.

Sementara terhadap 6 (enam) PSK di bawah umur, saat ini berada di Shelter PPT Propinsi Jawa Timur yang berada di lingkut Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan.

Sedangkan 23 PSK dewasa lainnya, berada
di Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk menjalani pembinaan.

Mami Ambar akan dijerat Pasal 2 Jo Pasal 17 dan/atau Pasal 12 Undang Undang RI
Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara paling singkat 3 tahun dan denda Rp 120.000.000,00 paling banyak Rp 600.000.000,00 (sebagimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 4 dilakukan terhadap anak, maka ancaman pidananya ditambah 1/3 (sepertiga). (als/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR