Kamis, Juni 30, 2022
BerandaHeadlineKejari Kabupaten Pasuruan Tahan 9 Tersangka Korupsi BOP Pesantren, Siapa Menyusul?

Kejari Kabupaten Pasuruan Tahan 9 Tersangka Korupsi BOP Pesantren, Siapa Menyusul?

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan menahan sembilan orang tersangka dugaan korupsi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pondok Pesantren (Ponpes), TPQ dan Madin. Dari pemotongan bantuan terhadap sekitar 2.900 lembaga, negara dirugikan senilai Rp 3,1 miliar.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Para tersangka yang kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Bangil, yakni MS (40), WK (38), Mus (48), AH (48), MD (54), SH (26), RH (60) ND (34), YK (38). Dua orang tersangka diantaranya, adalah pelaku korupsi yang sama di Kota Pasuruan.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra menyatakan, saat ini proses penyidikan masih terus berlangsung. Tidak menutup kemungkinan, ada calon tersangka baru dalam praktek korupsi BOP Kemenag RI yang diperuntukkan sebagai penanganan COVID-19.

“Proses penyidikan terus berjalan. Kami berharap, para tersangka ini open mind kepada penyidik. Sehingga tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” kata Denny Saputra.

Menurutnya, para tersangka ini memiliki peran yang berbeda-beda dalam tindak pidana korupsi tersebut. Ada yang bertugas memotong bantuan dari Rp 1 juta hingga Rp 12,8 juta, ada juga yang berperan membuat proposal serta memodifikasi SPJ bantuan.

“Pemotongan bantuan ini sudah dipersiapkan sejak awal. Sehingga ada orang-orang yang disiapkan untuk sesuai spealisasinya,” tandas Denny. (oni/aka)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Begini Reaksi Warga Lokal Usai Ramai Kasus Pencabulan Guru Ngaji

NUSADAILY.COM- MOJOKERTO- Usai Ramai kasus dugaan pencabulan guru ngaji di Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, sejumlah warga meminta menutup tempat pembelajaran Al-Qur'an (TPQ) itu. Ini...