Ini Kerugian Kebakaran di PT Unirama Duta Niaga, Bisa Tembus Rp 3 Miliar

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM-MALANG- Kerugian PT Unirama Duta Niaga di Desa Kepuharjo Kecamatan Karangploso bisa tembus Rp 3 miliar. Kebakaran pada Kamis (24/9/2020) itu diperkirakan akibat korsleting listrik yang memicu bahan kimia terbakar.

Baca Juga

Hal tersebut dijelaskan Gholy Karyanto Kabid Penanggulangan dan Bahaya Kebakaran (PPBK) Damkar Kab Malang. Hanya saja, kata Gholy sapaan akrabnya, nanti tim labfor yang akan memastikan dugaan penyebab kebakaran.

“Kerugian PT Unirama Duta Niaga diperkirakan mencapai Rp 3 miliar, nanti akan inventarisir lagi, karena ini pemadaman masih berlangsung,” tegasnya.

Kebakaran api merobohkan sebagian besar bangunan gedung yang berada di belakang PT Unirama Duta Niaga Desa Kepuharjo Karangploso Kabupaten Malang Jawa Timur.

Bangunan yang terbakar cukup luas sehingga membuat petugas masih berjibaku untuk memastikan titik api betul-betul padam. Sesekali petugas harus menyeka mata mereka karena kepungan asap tebal mengganggu pandangan saat proses pemadaman.

“Jadi kita terjunkan 12 unit mobil kabupaten 7, 8 BPBD kota 3 unit. Bentoel 1, Grendel 1. Dugaan sementara mungkin konsleting listrik,” tegas dia.

Menurut Gholy, bahan mudah terbakar sehingga api cepat membesar popok bayi dan kosmetik pada pukul 12.25 WIB.

“Karena bukan hari libur ya ada aktivitas. Alhamdulillah ketika api berkobar pegawai langsung keluar. Roboh karena api besar melengkung dan roboh besinya,” imbuhnya.

Dugaan penyebab lain kebakaran di pabrik popok dan kosmetik adalah dari alkohol sebagai bahan produksi. Belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa ini.

Pemadam Kebakaran

Sebelumnya diberitakan, petugas PMK berjuang memadamkan kebakaran di PT Unirama Duta Niaga. Kebakaran hebat ini membuat arus lalu lintas di dua jalur terganggu. Pasalnya lokasi kebakaran berada di jalan protokol, Jalan Raya Karangploso, Kamis (24/9/2020).

Terpantau petugas masih berjuang memadamkan api. Sebagian gedung rusak dan ambruk dilalap api. Para karyawan juga tampak tergopoh-gopoh menyelamatkan berkas-berkas kantor. Sedangkan lalu lintas juga ramai. Kendaraan melambat karena ingin melihat kondisi pabrik yang terbakar.

“Penasaran asapnya tebal begitu,” aku salah satu pengguna jalan kepada nusadaily.com. (wok/cak)

Post Terkait

banner 468x60