Gubernur Jatim Luncurkan Radar Covid-19 via Whatsapp

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meluncurkan aplikasi obrolan Whatsapp, bernama Radar Covid-19. Layanan ini digawangi 1.862 relawan mahasiswa kedokteran.

Program aplikasi Whastapp kali ini sebagai pengembangan tahap III dari yang telah diluncurkan sebelumnya. Pengembangan tersebut merujuk pada semaikin meluasnya masyarakat yang membutuhkan layanan ini.

Baca Juga

“Karena banyak pertanyaan terkait lokasi, dimana, berapa pasien positif Corona di daerah itu sehingga masyarakat bisa antisipasi, dan jaga diri maka kita dibatu 1.862 relawan kesehatan menerbitkan layanan aplikasi baru ini, sebagai ikhtiar optimal menekan penyebaran Covid dan memberi rasa aman kepada warga Jatim,” ujar Khofifah.

Layanan aplikasi ini sudah bisa mengetahui di lokasi mana anda berada, berapa yang jumlah pasien positifnya, berapa PDPnya dan berapa ODPnya, sehingga masyarakat bisa waspada menghindari daerah tertentu untuk bepergian tanpa urusan penting.

Masyarakat bisa klik di : http://infocovid19.jatimprov.go.id/wacovid19 . Setelah itu muncul perintah dan terus klik sampai masuk Whatsapp.

Selamat Datang di Radar COVID-19 Jatim untuk respon cepat dan tanggap dari Pemerintah Provinsi Jatim terhadap wabah COVID-19. Balas dengan angka/emoticon untuk mendapatkan info tentang:

  1. 🧭 Cek Radar COVID-19 disekitarmu
  2. 🌏 Data terbaru persebaran COVID-19 di Jatim
  3. 🤒 Apa saya ada gejala? Cek up mandiri COVID-19
  4. 👨‍👩‍👧‍👦 Ingin ngobrol langsung? Tanya Jawab, curhat, konsultasi di FOVID-19
  5. 🙄 Apa yang harus saya lakukan?
  6. 👍🏻 Berita baik tentang COVID-19 hari ini
  7. 👋🏻 Lapor kejadian tentang COVID-19
  8. 👉🏻 Share WhatsApp ini ke teman & keluargamu

Sekadar diketahui, sebelumnya saat wabah corona muncul di Jatim, Gubernur Khofifah meluncurkan aplikasi layanan Search Check Up Covid -19. Layanan aplikasi ini diberikan kepada masyarakat yang ingin mengetahui semua hal terkait informasi virus Covid dan check up gejalanya, sehingga masyarakat bisa mengantisipasinya.

Tahap kedua seiring pertambahan angka terpapar Corona di Jatim, perluasan layanan di aplikasi ini ditingkatkan dengan layanan chat bernama Fovid-19, forum obrolan Covid-19.

Di sini masyarakat bisa langsung konsultasi dengan dokter dan ahli kesehatan secara real time terkait keluhan kesehatan yang dialami masyarakat, apa gejala itu termasuk terpapar virus atau tidak hingga konsultasi soal obat yang harus dikonsumsi oleh masyarakat. Obrolan real time ini dioperatori relawan kesehatan berjumlah 1.862 orang mahasiswa kedokteran dan kesehatan.(ima)

Post Terkait

banner 468x60