Hari Ini World Water Forum ke-10 Bakal Resmi Dibuka Presiden Jokowi

Pada hari pertama KTT ini, sejumlah agenda utama sudah disusun. Di antaranya, High Level Meeting, Bilateral Meeting, Ministerial Meeting, hingga kunjungan ke Tahura Mangrove Forest.

May 20, 2024 - 08:39
Hari Ini World Water Forum ke-10 Bakal Resmi Dibuka Presiden Jokowi

NUSADAILY.COM – DENPASAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini Senin (20/5) akan membuka World Water Forum ke-10 di Bali.

Acara pembukaan konferensi tingkat tinggi (KTT) ini akan digelar di Mangupura Hall, Bali International Convention Center (BICC), Bali, pada Senin (20/5) pukul 08.55-09.45 WITA.

KTT ini juga dihadiri sejumlah tamu undangan setingkat kepala negara. 

Yakni, Perdana Menteri (PM) Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri langka Ranil Wickremesinghe, Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere, Wakil Perdana Menteri Papua Nugini John Rosso.

Selain itu, Perdana Menteri Maroko Aziz Akhannouch mengonfirmasi kehadirannya meski pe Minggu (19/5) belum tiba di Bali.

Ada pula Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dennis Francis dan Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon.

Di luar itu, peserta banyak yang datang dari kalangan menteri.

Pada hari pertama KTT ini, sejumlah agenda utama sudah disusun. Di antaranya, High Level Meeting, Bilateral Meeting, Ministerial Meeting, hingga kunjungan ke Tahura Mangrove Forest.

WWF ke-10 sendiri sudah didahului gelaran makan malam penyambutan atau welcoming dinner di Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Pada acara itu, Jokowi menyatakan harapannya agar semua orang bisa mendapat akses air bersih dan santitasi yang baik.

"Saya berharap semangat kebersamaan malam ini dapat membawa kita pada kolaborasi yang hebat untuk menjamin akses air bersih dan sanitasi bagi semua orang," kata dia, Minggu (19/5).

Ketua Sekretariat Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10 Mohammad Zainal Fatah mengatakan WWF akan menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmen pengelolaan air.

"Forum ini merupakan kesempatan bagi negara-negara untuk berbagi pengalaman, inovasi, serta solusi dalam pengelolaan dan pemeliharaan sumber daya air terutama dampak dari perubahan iklim yang semakin nyata," kata dia, yang juga menjabat sekaligus Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (10/5).

Forum WWF kali ini mengangkat tema 'Water for Shared Prosperity' atau 'Air untuk Kesejahteraan Bersama'. Acaranya terdiri dari tiga proses utama yaitu proses politik, proses regional, dan proses tematik yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Setiap negara memiliki permasalahan dan fokus pengelolaan air masing-masing, sehingga pendekatan komprehensif secara regional perlu untuk dilakukan. Untuk proses politis, kebijakan pengelolaan air akan dibahas bertingkat mulai dari pelaksana hingga Kepala Negara," tutur Zainal.(han)