Hari Ini Komnas HAM Laporkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke Mahfud Md

Komnas HAM menyebut kasus ini melibatkan kepentingan banyak pihak. Karena itu, lanjut dia, laporan hasil Investigasi Komnas HAM penting untuk disampaikan

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Komnas HAM akan melaporkan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan ke pemerintah hari ini. Hasil investigasi tragedi Kanjuruhan yang dilakukan Komnas HAM akan diserahkan ke Presiden Jokowi melalui Menko Polhukam Mahfud Md

"Kita akan sampaikan laporan walaupun karena kesibukan bapak Presiden, besok (hari ini) itu akan diwakilkan oleh Bapak Menko Polhukam, Bapak Profesor Mahfud Md," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (2/11/2022).

BACA JUGA : Komnas HAM Nilai 6 Orang Tersangka Tragedi Kanjuruhan Tidak Cukup: Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Dilansir dari detik.com, Komnas HAM menyebut kasus ini melibatkan kepentingan banyak pihak. Karena itu, lanjut dia, laporan hasil Investigasi Komnas HAM penting untuk disampaikan.

"(Akan sampaikan) Laporan Komnas HAM hasil penyelidikan, pemantauan, misalnya terutama itu yang menarik atau berkaitan kepentingan banyak orang. Ini kan luar biasa, internasional juga sangat menaruh perhatian," katanya.

Penyampaian laporan ini, kata Taufan, adalah bagian dari amanat Undang-Undang. Komnas HAM telah mengatur jadwal pertemuan dengan Mahfud.

"Sudah kita agendakan 10.30 WIB di kantor Menkopolhukam, jadi ini bukan dari koordinasi. Tapi bagian dari amanat Undang-Undang. Laporan Komnas HAM mengenai peristiwa pelanggaran HAM tertentu terutama yang penting itu harus disampaikan Presiden," ujarnya.

BACA JUGA : Iwan Bule Mengaku Alami Tekanan Mental dan Sedih Atas Tragedi...

Untuk diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi seusai pertandingan Arema FC melawan Persebaya yang digelar pada Sabtu (1/10) malam. Sebanyak 135 orang meninggal dalam insiden tersebut dan ratusan orang lain terluka.

Peristiwa itu terjadi karena kericuhan yang terjadi setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persebaya. Penonton sempat masuk ke lapangan. Aparat lalu memukul mundur hingga menembakkan gas air mata lalu membuat para penonton berdesakan keluar stadion.(ros)