Ganyang Jalan Berlubang di Kota Batu

Kerusakan infrastruktur jalan bukan hanya mengganggu kenyamanan. Bahkan beresiko pula mengancam keselamatan pengendara.

Ganyang Jalan Berlubang di Kota Batu
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai didampingi Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat meninjau kondisi jalan di sekitar Jalan Sultan Agung, Kota Batu.

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Kerusakan infrastruktur jalan bukan hanya mengganggu kenyamanan. Bahkan beresiko pula mengancam keselamatan pengendara. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menginventarisir sejumlah titik jalan berlubang.

Perbaikan jalan-jalan berlubang menjadi perhatian Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Ia melakukan pengecekan jalur transportasi di beberapa titik. Mulai Jalan Ir Soekarno hingga Jalan Sultan Agung yang dikenal sebagai jalur ramai kendaraan.

Kemudian memantau kondisi jalan di Jalan Abdul Gani hingga Jalan Raya Oro-Oro Ombo yang berdekatan dengan destinasi wisata. Optimalnya infrastruktur jalan sangat vital bagi wajah Kota Batu sebagai daerah destinasi wisata. 

"Kalau jalan kota, begitu rusak segera diperbaiki. Apalagi di mobil Pak Kadis DPUPR selalu siap sedia peralatan perbaikan jalan, begitu ada jalan berlubang langsung tambal," ucap Aries.

Ia mengaku takjub dengan aksi tanggap Tim Hunter Jalan Berlubang bentukan DPUPR Kota Batu. Lantaran bergerak cepat membenahi jalan-jalan berlubang untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pengendara lalu lintas. 

DPUPR Kota Batu menginventarisir di Kota Batu ruas panjang jalannya 422 kilometer. Terbagi atas jalan provinsi 39 kilometer, jalan kota sepanjang 175 kilometer dan 208 kilometer jalan lingkungan.

Menurutnya, perbaikan tidak bisa serta merta tatkala kerusakan berada di jalur provinsi maupun nasional. Karena pengelolaannya bukan berada di ranah Pemkot Batu. Kerusakan ruas jalan provinsi juga mengundang keluhan dari masyarakat di jagad maya.

"Untuk keluhan masyarakat pada jalan provinsi, akan segera kami sampaikan kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan perhatian yang lebih," tandas pria yang sebelumnya menjabat Kepala BPSDM Pemprov Jatim itu.(oer)