Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaFoodCegah Melebar Usai Pesta Tahun Baru, Coba Luruhkan Lemak dengan Minuman Ini

Cegah Melebar Usai Pesta Tahun Baru, Coba Luruhkan Lemak dengan Minuman Ini

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pesta tahun baru identik dengan kumpul-kumpul dan makan-makan. Agar tak khawatir melebar usai makan banyak, cobalah untuk mengonsumsi minuman yang dapat membantu ‘membakar’ lemak di perut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Meskipun tidak ada minuman ajaib yang bisa meluruhkan lemak secara langsung, beberapa minuman ini dapat membantu meluruhkan lemak di perut usai makan banyak di pesta tahun baru. Apalagi jika didukung dengan pola makan yang baik serta olahraga yang teratur.

BACA JUGA: Konsumsi Makanan Mengandung Lemak Jenuh, Bisa Perburuk Kinerja! – Nusadaily.com

Air Putih

Kandungan H20 yang dimiliki air putih ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Para peneliti telah menemukan bahwa jumlah kalori yang terbakar saat seseorang diam dapat meningkat hingga 24 -30% dalam 10 menit setelah minum air putih.

Selain itu, banyak minum air putih juga dapat membantu pekerjaan ginjal dan hati agar lebih ringan. Tetap terhidrasi juga membantu mengontrol nafsu makanmu, karena terkadang beberapa orang menyalah artikan rasa haus atau hidrasi dengan lapar.

BACA JUGA: Rayakan Malam Tahun Baru, Yuk Buat Dakkochi Saus Gochujang dan Kecap Asin – Imperiumdaily.com

Teh Hijau

Teh hijau memiliki dua bahan utama pembakar lemak, yaitu kafein dan antioksidan. Secangkir teh hijau dapat mengandung sekitar 24 sampai 40 mg kafein. Kafein adalah stimulan yang dikenal untuk meningkatkan pengeluaran kalori dan meningkatkan kinerja selama berolahraga.

Patut dicatat bahwa teh hijau yang penuh manfaat adalah yang tanpa campuran gula. Menurut penelitian, minum teh hijau 2 hingga 6 kali sehari dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Namun harus diimbangi dengan banyak bergerak dan minum air putih agar berat badan cepat turun.

Kopi

Dibandingkan dengan teh hijau, kopi memiliki kafein paling banyak, yaitu sekitar 95 mg per cangkir. Seperti yang disebutkan sebelumnya, kafein adalah stimulan yang dapat meningkatkan pembakaran kalori dan penguraian lemak.

Selain itu kopi juga mengandung theobromine, theophilin, dan asam klorogenat. Tiga senyawa tersebut dapat mempengaruhi metabolisme. Sayangnya, pembakaran lemak yang dilakukan kopi tidak bertahan selamanya. Peminum kopi lama kelamaan akan menjadi kebal dengan efek tersebut. Jadi, dalam hal menurunkan berat badan dalam jangka panjang, jangan mengandalkan kopi.

Cuka Apel

Bahan utama pembakar lemak dalam cuka apel adalah asam asetat. Selain itu, asam asetat juga dapat meningkatkan metabolisme, menurunkan kadar insulin, dan mengurangi nafsu makan. Menurut penelitian yang dilakukan pada orang dengan diabetes tipe 1, cuka apel dapat memperlambat pengosongan makanan dari dalam perut.

Menambahkan beberapa sendok ke cuka apel ke minuman dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Namun perlu berhati-hati saat mengonsumsinya, karena mengonsumsi minuman yang mengandung banyak asam dapat mengikis gigi dan memperparah mulas.

BACA JUGA: Papeda dan Kuah Ikan Kuning, Menu Alternatif yang Ingin Diet Nasi – Noktahmerah.com

Jus Sayuran

Jika jus buah mungkin memiliki kandungan gula yang tinggi, tetapi berbeda dengan jus sayuran. Jus sayuran segar adalah minuman rendah karbohidrat yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi penting untuk kesehatan.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak jus sayuran pada akhirnya akan meningkatkan jumlah konsumsi sayuran mereka dan mengurangi asupan karbohidrat. Tentu saja hal itu dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu sayuran juga mengandung banyak serat yang dapat mencegah rasa lapar.(mic)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR