Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaFoodApa Saja Makanan Pantangan dalam Hantaran Pernikahan Jawa?

Apa Saja Makanan Pantangan dalam Hantaran Pernikahan Jawa?

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Tradisi pernikahan di Indonesia memiliki kebiasaan unik dan penuh makna. Salah satunya yakni menyiapkan kue tradisional sebagai hantaran saat lamaran atau saat pernikahan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kue tradisional tersebut bukan hanya sebagai pelengkap namun juga memiliki makna yang mendalam.

BACA JUGA: Musim Durian Tiba, Ini Kreasi Minuman Berbahan Durian

Murdijati Gardjito atau akrab disapa Bu Mur, guru besar Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gajah Mada mengatakan bahwa makanan untuk hantaran pernikahan haruslah kudapan yang manis dan lengket. 

Sebab dua hal tersebut merupakan perwujudan atas harapan pernikahan yang bahagia dan pasangan yang selalu lekat. 

BACA JUGA: Segarnya Es Pisang Ijo Khas Makassar, Ini Cara Membuatnya

“Dua kata kunci dalam makanan hantaran itu pasti lekat dan pasti manis,” kata Mur dikutip dari Kompas.com.

Jika merujuk pada hal tersebut, maka wajar apabila kue tradisional untuk hantaran umumnya terbuat dari beras ketan atau tepung ketan.  

Mur menyebut setidaknya ada empat makanan yang wajib dibawa untuk hantaran yaitu wajik coklat, jenang, jadah, dan pisang raja.

BACA JUGA: Usir Dingin Desember dengan Wedang Ronde, Begini Cara Membuatnya

Di luar daripada itu, ada pula kudapan yang tak boleh dibawa untuk hantaran pernikahan, yaitu makanan bercita rasa pahit dan asam. “Kalau pantang hanya yang rasanya pahit sama asam,” ungkap Mur.

Menutur penjelasan ringkas dari Mur, dua rasa ini bertentangan dengan filosofi makanan hantaran yang manis dan lengket. Itulah sebabnya kamu tak boleh membawanya untuk hantaran. 

BACA JUGA: Kapurung, Makanan Segar dan Pedas untuk Segala Suasana

Lebih jauh, Mur juga menerangkan bahwa tidak aturan dalam pengemasan kue tradisional untuk hantaran. Oleh sebab itu kamu bisa mengkreasikannya sesuai selera. 

“Yang penting hanya makanannya, tapi soal bentuknya kayak apa itu tidak diatur,” ungkap Mur. 

Terkait perbedaan jenis makanan untuk hantaran di suatu daerah pun merupakan hal yang lumrah. Pasalnya masing-masing daerah memiliki bahan pangan yang berbeda.

“Karena sumber daya alamnya berbeda, jadi menyesuaikan dengan apa yang ada,” pungkasnya.(mic)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed